Breaking News:

Corona di Bali

Toko Baju Diminta Tutup, Sumiasa Bingung Nafkahi Keluarga, Berusaha Bertahan dengan Jual Cilok

Ketut Sumiasa (34) hanya bisa pasrah, saat beberapa petugas dari Satgas Covid-19 Klungkung, meminta dirinya menutup toko baju yang ia kelola

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ist/Polres Klungkung
Satgas Covid-19 saat memberikan sosialisasi terkait PPKM darurat ke sejumlah toko sektor non esensial di Klungkung, Minggu 11 Juli 2021 lalu 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Ketut Sumiasa (34) hanya bisa pasrah, saat beberapa petugas dari Satgas Covid-19 Klungkung, meminta dirinya menutup toko baju yang ia kelola, Minggu 11 Juli 2021 lalu.

Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak, karena toko baju itu merupakan satu-satunya sumber penghasilan keluarganya untuk bertahan di pandemi seperti saat ini.

Ketut Sumiasa menceritakan, dirinya merupakan satu di antara banyak karyawan hotel yang harus dirumahkan karena pandemi Covid-19.

Sedikit uang tabungan yang ia punya, lalu ia gunakan untuk menyewa toko dan menjual pakaian.

Baca juga: Ikuti KIPP 2021, Bupati Suwirta Paparkan Tiga Inovasi Pemkab Klungkung

Namun baru berjalan beberapa bulan, tokonya sudah harus ditutup sampai PPKM darurat berakhir 20 juli mendatang.

" Itupun jika tidak diperpanjang lagi PPKM. Saya bingung bagaimana nanti nafkahi keluarga, karena toko ini harapan kami satu-satunya selama pandemi," cerita ayah dari dua anak tersebut, Selasa 3 Juli 2021.

Menurutnya kebijakan pemerintah dengan miminta sektor non enensial, belum berpihak ke masyarakat kecil sepertinya.

Seharusnya toko diberikan kebijaksanaan untuk tetap buka, namun waktu dan prokesnya diatur.

Baca juga: PPKM Darurat di Denpasar: Sudah 4 Tempat Usaha Didenda Rp 1 Juta, Ratusan Lainnya Dipasangi Stiker

" Saya jujur saja, toko saya selalu menerapkan prokes ketat. Apalagi selama pandemi, yang belanja ke toko itu tidak banyak. Bisa lah prokes," ungkapnya.

Ia pun sempat bingung, karena meskipun toko diminta tutup, tapi kebutuhan sehari-hari untuk keluarga harus tetap jalan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved