Breaking News:

Berita Klungkung

Ada Indikasi Kerugian Negara, Polisi Lakukan Penyidikan Ulang Kasus Penyelewengan di LPD Dawan Kelod

Dari hasil koordinasi dengan jaksa, kepolisian diarahkan membawa kasus tersebut ke ranah tipikor. Mengingat ada penyertaan uang negara di LPD tersebut

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kantor LPD Dawan Klod di Kecamatan Dawan, Klungkung. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sat Reskrim Polres Klungkung  harus kembali mengulang penyidikan kasus dugaan penyelewengan uang nasabah LPD Dawan Kelod, dengan tersangka Ni Komang Wirianti.

Dari hasil koordinasi dengan jaksa, kepolisian diarahkan membawa kasus tersebut ke ranah tipikor. Mengingat ada penyertaan uang negara di LPD tersebut.

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko menjelaskan, sebelumnya pihaknya menyangkakan tersangka Ni Komang Wirianti Pasal 374 KUHP jo pasal 65 KUHP tentang penggelapan.

Bahkan Katua LPD Dawan Kelod itu sudah ditahan dan mengakui perbuatannya.

Baca juga: Dalami Kasus Dugaan Penggelapan Dana LPD Dawan Klod Klungkung, Polisi Periksa Lebih dari 20 Saksi

Namun setelah dilakukan koordinasi dengan Kejari Klungkung, kepolisian diminta untuk kembali menyelidiki kasus tersebut.

Karena dicurigai kasus tersebut juga ada unsur kerugian negara.

" Terkait kasus LPD Dawan Kelod, kami akan lakukan penyelidikan ulang, sesuai hasil koordinasi dengan jaksa," ungkap  Ario Seno Wimoko, Rabu 14 Juli 2021.

Dengan penyelidikan ulang dan mengarah ke tipikor, pihaknya membutuhkan waktu lama untuk mengungkap kasus itu.

Terlebih audit kerugian dari BPKP atau BPK membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

" Masa penahanan tersangka hanya 60 hari, sementara karena tipikor pengungkapannya butuh waktu lama. Sementara ada permintaan penangguhan penahanan dari keluarga dengan alasan  tersangka sakit. Sehingga kami kabulkan penangguhan penahanan terhadap tersangka," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved