Breaking News:

Corona di Bali

Ketersediaan BOR Untuk Pasien Covid-19 Tiga Rumah Sakit Rujukan di Kota Denpasar

Kasubag Humas RSUP Sanglah mengatakan pihaknya sudah melakukan konversi ruang perawatan biasa menjadi ruang perawatan isolasi pasien Covid-19.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Pixabay
Ilustrasi Coronavirus Covid-19 - Ketersediaan BOR Untuk Pasien Covid-19 Tiga Rumah Sakit Rujukan di Kota Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ketersediaan BOR Untuk Pasien Covid-19 Tiga Rumah Sakit Rujukan di Kota Denpasar.

Kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali sempat alami pelonjakan pada sepekan ini.

Padahal pemerintah sudah menerapkan PPKM Darurat untuk menanggulangi hal tersebut.

Di tengah melonjaknya kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali, berikut Ketersediaan BOR (Bed Occurred Rate) di tiga rumah sakit rujukan Covid-19 yakni RSUP Sanglah, RSUD Wangaya dan RSUD Bali Mandara.

Ketika dikonfirmasi, Kasubag Humas RSUP Sanglah, Dewa Ketut Kresna mengatakan pihaknya sudah melakukan konversi ruang perawatan biasa menjadi ruang perawatan isolasi pasien Covid-19.

Baca juga: BOR Sempat Tembus 90 Persen, RSUD Buleleng Tambah Jumlah Bed

Baca juga: BOR di RSUD Wangaya Denpasar Capai 91.30 Persen, Dua RS Lainnya Sudah 100 Persen

Pihaknya juga masih melayani pasien umum.

Dan untuk pasien Covid-19 terdapat ruang skrining terpisah didepan.

Hingga saat ini RSUP Sanglah sudah memiliki kamar isolasi hingga 205 kamar, dan sewaktu-waktu bisa bertambah sesuai dengan perkembangan kasus.

"Ya kamar isolasi sudah 205. Masih melayani pasien umum. Untuk covid kan sudah ada ruang screening yang terpisah di depan. Menambah lagi sesuai perkembangan (bed pasien Covid-19)," katanya Rabu (14 Juni 2021).

Sementara itu, Plt. Kasubag Humas RSUD Wangaya, Putu Oka Hendra mengatakan BORnya sudah terisi hampir 90 persen.

Untuk jumlah tempat tidur kosong berjumlah 7 bed.

Hingga saat ini RSUD Wangaya sudah merawat pasien Covid-19 sebanyak 65 orang dari 72 tempat tidur.

Dan untuk RSUD Bali Mandara, jumlah tempat tidur isolasi insentif untuk pasien Covid-19 sejumlah 14 bed dan sudah terisi semua.

Sementara untuk jumlah ventilator yang dimiliki RSUD Bali Mandara sebanyak 10 ventilator.

"Dan untuk tempat tidur Isolasi non insentif untuk pasien Covid-19 sebanyak 102 bed yang terisi 83 pasien dengan rincian pasien suspect 6 orang dan terkonfirmasi positif 77 orang. Untuk ketersediaan obat untuk pasien Covid-19 masih aman," terang, Kasubag Umum dan Humas RSUD Bali Mandara, I Gusti Agung Putu Aditya Mahendra. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved