Breaking News:

Corona di Bali

Pedagang Minta Jam Operasional Dilonggarkan, Jaya Negara: Akan Kami Laporkan ke Gubernur Bali

Pedagang malam meminta Wali Kota Denpasar memperlonggar jam operasional saat PPKM Darurat

Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Humas Pemkot Denpasar
Ilustrasi pedagang - Pedagang Minta Jam Operasional Dilonggarkan, Jaya Negara: Akan Kami Laporkan ke Gubernur Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pedagang malam meminta Wali Kota Denpasar memperlonggar jam operasional.

Karena dengan dilakukan pembatasan jam operasional ini mereka merasa rugi.

Terkait dengan permintaan pedagang tersebut, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara akan melaporkannya ke Gubernur Bali.

Ia memang menyadari PPKM Darurat ini berdampak pada perekonomian pedagang malam dengan adanya pembatasan jam operasional.

Baca juga: Dewan Gianyar Minta Pemerintah Pusat Tinjau PPKM Darurat, Ngakan Putra: Masyarakat Sudah Taat

Apalagi mereka harus buka pukul 17.00 Wita dan pukul 20.00 Wita harus sudah tutup.

“Sudah tutup jam segitu mereka harus take away lagi. Belum bayar listrik, itu saja sudah tak mampu mereka. Ini salah satu yang harus kami laporkan ke Gubernur agar jadi atensi kami bersama,” kata Jaya Negara, Rabu 14 Juli 2021.

Sehingga Jaya Negara pun berharap akan ada kebijakan untuk memperlonggar jam malam dengan sistem take away.

“Dengan take away, mudah-mudahan ada kebijakan diperlonggar jam malamnya. Ini dari sisi masukan pedagang di Kota Denpasar,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengkaji terkait pemberian bantuan bagi pedagang yang terdampak PPKM Darurat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved