Breaking News:

Berita Bali

Selebgram Nyabu Bareng Manajer Tempat Hiburan di Bali, BNNP Bali: Maksimal 12 Tahun Penjara

Seorang selebgram berparas cantik asal Tangerang berinisial JF alias Jess (30) diamankan jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Tersangka JF selebgram dan DS manajer event THM di Bali, dihadirkan dalam Press release di Kantor BNNP Bali, Denpasar, Bali, pada Selasa 13 Juli 2021 - Selebgram Nyabu Bareng Manajer Tempat Hiburan di Bali, BNNP Bali: Maksimal 12 Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang selebgram berparas cantik asal Tangerang berinisial JF alias Jess (30) diamankan jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali atas kasus narkoba, bersama DS alias Denny (39) manajer event sebuah tempat hiburan ternama di kawasan Legian, Badung.

Keduanya ditangkap dalam satu kamar di sebuah vila elit di kawasan Kerobokan Kuta Utara, Badung, Bali, Jumat 9 Juli 2021 siang.

JF dan DS, pasangan bukan suami istri itu dicokok petugas tanpa perlawanan saat bangun tidur.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Gde Sugianyar Dwi Putra menjelaskan, dari hasil tes urine keduanya terbukti positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi.

Baca juga: Nyabu Sekamar Bareng Manajer Tempat Hiburan Malam, Selebgram Diamankan BNNP Bali

"Penangkapan ini merupakan hasil pemetaan, dari kebiasaan JF dugem ke THM, di satu tempat itu dan kerap berinteraksi dengan DS merupakan teman dekat. Selebgram JF ini menyewa sebuah vila mahal dan elit di kawasan Kuta sejak Januari 2021. Di tempat inilah JF bersama DS ditangkap dan diamankan bersama barang bukti. Dari hasil tes urine keduanya positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi," kata Sugianyar dalam press release di Kantor BNNP Bali, Denpasar, Selasa 13 Juli 2021.

Dari tersangka, BNNP Bali mengamankan barang bukti berupa 1 buah plastik klip berisi kristal bening berupa Metamfetamina (sabu-sabu) seberat 3,73 gram.

Kemudian, 1 buah plastik klip berisi 3 butir pil/tablet warna kuning yang mengandung sabu-sabu seberat 1,05 gram.

Serta, serbuk putih sabu-sabu seberat 0,78 gram.

Selain itu, petugas BNNP Bali juga mengamankan sejumlah alat berupa 1 buah bong lengkap, 8 pipa kaca sisa pemakaian, 1 buah korek gas yang termodifikasi dan 2 unit handphone.

"Barang bukti sabu-sabu ada kita temukan di dekat toilet. Selain itu di tas yang bersangkutan juga ditemukan. Memang di sini indikasi awal pemakaian, namun kita dalami di samping pemakai apakah menjual atau mengedarkan. Dari indikasinya si manajer ini yang menyiapkan barang," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, Putu Agus Arjaya mengatakan, pihaknya mengindikasikan tempat hiburan malam tersebut menjadi sarang narkoba.

Hal ini terus didalami pihak BNNP Bali.

Analisis terus dikembangkan mulai dari jalur produksi, distribusi hingga ke tangan pemakai.

"Narkoba yang dipakai cenderung sifatnya stimulan," kata dia.

"Strategi BNN untuk memberantas narkotika melakukan analisis terlebih dahulu dari hulu seperti tempat produksi, distribusi masuknya. Apakah memang secara sistemik terjadi di tempat hiburan itu. Penyidik mendalami peran para pelaku. Dia sebagai pecandu atau korban penyalahguna atau penyalahguna murni atau pengedar. Bisa jadi pemakai dari awal dan sebagai pengedar perannya. Kita dalami untuk penerapan pasalnya supaya jera para pelaku," jelasnya.

Agus Arjaya menambahkan, sebelum masa PPKM Darurat, tempat hiburan malam di Jalan Raya Legian tersebut kerap mengundang disc jockey (DJ) nasional maupun luar negeri dan pengunjungnya cenderung anak muda asal Indonesia (WNI).

"Dari hasil monitoring orang Indonesia kebanyakan. Kita khawatir ke sana menyasarnya. Kita dalami karena tersangka ini manajer tempat hiburan malam. Ini kita indikaaikan high risk," ujarnya.

JF alias Jess merupakan sosok perempuan cantik dan aktif di media sosial, khususnya Instagram.

Melalui akun onlinenya, JF tergolong sukses dalam menjual alat-alat kecantikan (beauty skin care) dan memiliki pengikut sebanyak 146 ribu followers di akun pribadinya tersebut.

Ia diketahui juga seorang janda beranak satu.

Baca juga: Dua Penyalahguna Narkoba Dibekuk Jajaran Polres Karangasem, Terancam Hukuman Minimal 4 Tahun Penjara

Atas kejadian tersebut, BNNP Bali melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Pelaku dijerat pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 UU. RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Terhadap kasusnya saat ini tim Opsnal Bidang Pemberantasan BNNP Bali masih dalam proses pengembangan terhadap sumber barang dari kedua pelaku yang diamankan. Pelaku diancam hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara," katanya. (*).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved