Breaking News:

Corona di Indonesia

Siswi SMA Tanya Presiden Jokowi Kapan Sekolah Dibuka Lagi

Kepada Presiden Jokowi, Ayu mengaku rindu berjumpa rekan-rekannya hingga mengungkap kendala yang dihadapinya selama sekolah secara daring.

Editor: DionDBPutra
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat membuka secara virtual Pesta Kesenian Bali Sabtu, 12 Juni 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Suara Ayu bergetar. Dalam dialog secara virtual dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), siswi SMA Negeri 1 Tanjung Pinang itu bertanya soal kemungkinan dilakukannya sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Kepada Presiden Jokowi, Ayu ‘curhat’ mengaku rindu berjumpa rekan-rekannya hingga mengungkap kendala yang dihadapinya selama sekolah secara daring.

”Untuk program vaksinasi kepada pelajar ini, apakah ada kemungkinan untuk pembelajaran tatap muka, karena kami sangat rindu belajar di sekolah, Pak? Karena pemahaman di sekolah lebih nangkap, kerja kelompok, kaya presentasi. Kalau secara online, terkadang gangguan jaringan, Pak, dan ketika guru menjelaskan putus-putus," kata Ayu dalam kegiatan ‘Presiden Menyapa Peserta Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar SMP dan SMA’, Rabu 14 Juli 2021.

Baca juga: Dikarenakan PPKM Darurat, Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Badung Batal Dilaksanakan

Baca juga: KPK Sarankan Pemerintah Hentikan Program Vaksinasi Berbayar

Sebelum menjawab pertanyaan itu, Jokowi balik bertanya pada Ayu apakah sudah menerima dosis vaksin atau belum. Sang siswi pun menjawab jika dia baru akan menerima dosin vaksin pada Rabu sore.

Jokowi kemudian mengatakan bahwa sekolah tatap muka awalnya memang direncanakan digelar pada Juli ini. Tapi akhirnya ditunda lantaran kasus Covid-19 terus melonjak.

"Jadi begini, ini kan kita masih pandemi, pandeminya kan belum reda. Memang kemarin rencananya bulan Juli ini kita akan mulai belajar tatap muka. Tetapi, karena penyebaran virus ini meningkat, sehingga rencana itu kita tunda dulu," kata Jokowi.

Jokowi memahami banyak siswa yang sudah tak sabar ingin kembali ke sekolah dan bertemu teman-temannya. Namun ia meminta penundaan PTM ini bisa dipahami bersama lantaran pandemi belum bisa dikendalikan sepenuhnya.

"Memang saya mendengar anak-anak sudah ingin kembali sekolah tatap muka, ingin ketemu teman-temannya, ingin belajar kelompok, ingin ketemu guru, semua punya keinginan seperti itu. Tapi kita semua harus hati-hati karena penyebaran Covid-19 masih terjadi, tidak hanya di negara kita tapi juga negara lain di seluruh dunia, sehingga kita rem dulu untuk belajar tatap muka" tuturnya.

Jokowi berjanji jika nanti angka kasus Covid-19 telah mereda, opsi membuka kembali pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah di Tanah Air juga bisa dilakukan. Untuk saat ini, ia meminta para siswa tetap semangat belajar secara daring.

"Kalau Covid sudah mereda nanti kita bolehkan tatap muka di sekolah di Tanah Air, yang penting Ayu dan teman-teman terus belajar jangan kendor kalau ada yang mau ditanyakan silakan tanya ke bapak ibu guru," kata Jokowi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved