Breaking News:

Berita Badung

Polsek KP3 Udara Ngurah Rai Ketatkan Pemeriksaan Dokumen Syarat Bagi Calon Penumpang Pesawat

Memasuki hari ke-11 pelaksanaan PPKM Darurat, Polsek Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai memfokuskan kegiatan pemeriksaan dokumen

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Karsiani Putri
Dok. Humas Polsek KP3 Udara Ngurah Rai
Memasuki hari ke-11 pelaksanaan PPKM Darurat, Polsek Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai memfokuskan kegiatan pemeriksaan dokumen masyarakat yang akan berangkat melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Memasuki hari ke-11 pelaksanaan PPKM Darurat, Polsek Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai memfokuskan kegiatan pemeriksaan dokumen masyarakat yang akan berangkat melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

BACA JUGA: Kodam IX/Udayana Jalani Pray From Home, Sebagai Upaya Spiritual Agar Pandemi Covid-19 Berakhir

Pemeriksaan dokumen melalui kegiatan penyekatan tersebut dipimpin oleh Pawas Iptu I Gst. Md. Alit Kastawan bersama personil gabungan dari Kodim 1611/Badung dan Aviation Security Angkasa Pura I.

"Kegiatan pemeriksaan dokumen ini meliputi surat keterangan negatif Covid-19 dan sertifikat vaksin, hal ini merupakan bagian dari upaya penyekatan masyarakat sesuai ketentuan yang diatur dalam PPKM Darurat," ujar Iptu Alit Kastawan, Rabu 14 Juli 2021.

Sementara itu, Kapolsek KP3 Udara Ngurah Rai AKP I Ketut Darta, S.H. menambahkan kegiatan yang difokuskan adalah pemeriksaan dokumen keberangkatan penumpang.

Sehingga nantinya tidak ada lagi penumpang berangkat tidak dilengkapi dengan dokumen seperti yang sudah diatur dalam PPKM Darurat.

"Manakala ada yang tidak Iengkap seperti tidak membawa surat keterangan ataupun tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin, yang bersangkutan diminta untuk balik dan melengkapinya terlebih dahulu," imbuh Kapolsek KP3 Udara Ngurah Rai AKP Ketut Darta.

Dimana selama PPKM Darurat, syarat Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) melalui transportasi udara diantaranya :

- Penumpang penerbangan antar bandara udara di Pulau Jawa atau Bali, wajib menunjukan kartu vaksin (minimal vaksin pertama) dengan keterangan negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam 2x24 jam sebelumnya.

- Penumpang selain di Pulau Jawa dan Bali, wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil pada 2x24 jam sebelumnya atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

- Untuk penumpang yang belum vaksin karena alasan medis, wajib membawa surat keterangan dari dokter spesialis yang bersangkutan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved