Breaking News:

Corona di Bali

Putu Artha Kirim Surat Terbuka Kepada Jajaran Forkopimda Bali, Usulkan Hal Ini

Pemerintah pusat memberikan sinyal bakal memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat

Penulis: Ragil Armando | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN BALI/RAGIL ARMANDO
I Gusti Putu Artha - Putu Artha Kirim Surat Terbuka Pada Jajaran Forkopimda Bali, Usulkan Hal Ini 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah pusat memberikan sinyal bakal memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.

Sinyal ini diberikan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, saat Rapat Kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin 12 Juli 2021 kemarin.

Menurut dia, perpanjangan tersebut dilakukan untuk menurunkan angka kasus Covid-19.

Tidak tanggung-tanggung, pemerintah pusat disebut-sebut bakal memperpanjang PPKM Darurat tersebut sampai enam minggu ke depan.

Baca juga: Dimulai Hari Ini, Pemkab Jembrana Salurkan Sembako Bagi Pedagang Kecil Terdampak PPKM Darurat

Adanya wacana perpanjangan PPKM Darurat ditambah tersebut mendapat tanggapan dari salah seorang tokoh masyarakat Bali yang juga mantan komisioner KPU RI, I Gusti Putu Artha.

Bahkan, ia melayangkan surat terbuka kepada jajaran Forkopimda Bali yakni Gubernur Bali, Ketua DPRD Bali, Kapolda Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, dan Danrem 163/Wirasatya, Rabu 14 Juli 2021.

“Om Swastyastu! Tanpa mengurangi rasa hormat, perkenankan saya menyampaikan aspirasi saya sebagai salah satu warga negara Indonesia merespons perkembangan penanganan Covid-19 di Bali melalui surat terbuka ini,” katanya saat dikonfirmasi Tribun Bali.

Putu Artha menyebutkan bahwa dirinya mengapresiasi kinerja para Forkopimda Bali yang menurutnya sudah bekerja keras dalam memerangi pandemi Covid-19

Tetapi, pemerintah dalam penerapan PPKM Darurat di Bali selama ini malah terkesan tidak cukup peka untuk mengatasi berbagai dampak ekonomi di level bawah.

“Problemnya adalah, saya amati sejauh ini respons jajaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota tidak cukup peka untuk mengatasi berbagai dampak ekonomi di level bawah,” ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved