Berita Bali

Kemiskinan Bali Meningkat, Kepala BPS Bali: Mulai Naik Pada Periode Maret 2020 hingga Maret 2021

BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, jumlah penduduk miskin di Bali semakin bertambah di tahun 2021 ini.

Istimewa
Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Provinsi Bali, Hanif Yahya - Kemiskinan Bali Meningkat, Kepala BPS Bali: Mulai Naik Pada Periode Maret 2020 hingga Maret 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, jumlah penduduk miskin di Bali semakin bertambah di tahun 2021 ini.

Hal tersebut diungkapkan dalam siaran langsung di kanal Youtube resmi BPS Bali, Kamis 15 Juli 2021.

Dihimpun dari data yang dimiliki BPS Bali, pada Maret tercatat 201,97 ribu jumlah warga miskin.

Data ini bertambah sekitar 5,05 ribu orang jika dibanding jumlah penduduk kiskin pada September 2020 yakni 196,92 ribu orang.

Baca juga: BPS: Jumlah Warga Miskin di Indonesia Mencapai 27,54 Juta Orang

Artinya persentase penduduk miskin di Bali pada Maret 2021 tercatat 4,53 persen, naik menjadi 0,08 persen poin dibandingkan dengan posisi September 2020 yakni 4,45 persen.

Kepala BPS Bali, Hanif Yahya mengatakan, secara umum pada periode Maret 2014 sampai Maret 2021, tingkat kemiskinan di Bali berfluktuasi.

Baik dari sisi jumlah maupun persentase.

Kenaikan cukup tinggi sempat terjadi pada September 2015 yang dipicu oleh kenaikan bahan bakar minyak.

“Setelah periode September 2015, kemiskinan di Bali berangsur-angsur turun, namun mulai naik lagi pada periode Maret 2020 hingga Maret 2021. Ini disinyalir kenaikan dipengaruhi oleh kondisi pandemi Covid-19 yang berimplikasi pada terpuruknya perekonomian Bali,” ungkapnya.

Dia mengatakan, selama periode September 2020 sampai Maret 2021, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan tercatat meningkat dari 4,04 persen pada September 2020 menjadi 4,12 persen pada Maret 2021.

Hal yang sama juga terjadi di daerah perdesaan.

Tercatat persentase penduduk miskin di daerah perdesaan meningkat dari 5,40 persen pada September 2020 menjadi 5,52 persen pada Maret 2021.

Dan garis kemiskinan tercatat naik sekitar 3,21 persen, dari Rp 438.167,00 per kapita per bulan pada September 2020 menjadi Rp 452.221,00 per kapita per bulan pada Maret 2021.

"Untuk Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di Bali pada Maret 2021 tercatat 0,682. Angka ini naik 0,072 poin dibandingkan September 2020 yang tercatat 0,610, sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) naik 0,031 poin dari 0,123 pada September 2020 menjadi 0,154 pada Maret 2021," paparnya.

Baca juga: UPDATE: Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Masih Tinggi, Sehari Bertambah 362 Orang

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved