Breaking News:

Berita Denpasar

Layanan Vaksinasi di DPRD Provinsi Bali dan Gedung Nari Graha Akan Dibuka Kembali

Animo masyarakat terhadap program vaksinasi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di dua tempat

Penulis: Ragil Armando | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR– Animo masyarakat terhadap program vaksinasi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di dua tempat, yakni Wantilan DPRD Provinsi serta Gedung Nari Graha.

BACA JUGA: Usaha Non Esensial Ditutup, Kapolres Badung Beri Imbauan dan Paket Sembako Ke Pemilik Usaha

Oleh sebab itu, Pemprov Bali sempat memutuskan untuk menghentikan sementara layanan vaksinasi gratis tersebut untuk melakukan perbaikan layanan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan bahwa usai sempat ditutup sejak Kamis 15 Juli 2021, Pemprov Bali memutuskan untuk membuka kembali layanan vaksinasi gratis kepada masyarakat di dua tempat tersebut.

Rencananya, program vaksinasi tersebut akan dibuka kembali pada Senin 19 Juli 2021 mendatang melalui pendaftaran vaksinasi secara online. 

Ia juga menyebutkan bahwasannya Pemerintah terus berupaya dalam mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi baik bagi masyarakat umum maupun pelajar.

Untuk mengakomodir tingginya animo masyarakat mendapatkan vaksin serta menghindari terjadinya kerumunan maka Pemprov Bali telah meluncurkan aplikasi online SpeedID.

Aplikasi ini akan membantu masyarakat untuk proses pendaftaran vaksinasi dimana masyarakat dapat memilih jadwal kunjungan serta datang sesuai dengan jam kunjungan yang tercantum didalam tiket.

“Aplikasi ini sangat simple, mudah dan bersahabat, masyarakat yang akan vaksin tinggal download aplikasi SpeedID dan ikuti langkah langkahnya. Dengan aplikasi ini masyarakat tidak perlu antri lama apalagi datang subuh-subuh untuk mencari nomor antrian. Aplikasi ini tidak hanya memudahkan masyarakat untuk mendaftar H-3 atau H-7 dari jadwal yang diinginkan, bahkan dari tiket digital yang diperoleh juga akan mencantumkan hari, jam bahkan menit kedatangan, semua disampaikan secara detail sehingga waktu akan lebih efisien dan tidak terjadi antrian panjang maupun kerumunan," kata dia di sela-sela kunjungannya memantau pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SMA/SMK di SMKN 1 Denpasar, Jumat 16 Juli 2021.

Dewa Indra menekankan agar masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi taat dan datang tepat waktu sesuai dengan yang telah ditentukan dalam ticket aplikasi SpeedID guna mencegah terjadinya kerumunan serta tetap menerapkan prokes Covid-19.

Ditambahkannya, target pencapaian vaksinasi diharapkan bisa dilaksanakan kurang lebih 300 an orang per hari, baik di Wantilan DPRD maupun Gedung Nari Graha.

Terkait peninjauan di SMKN 1 Denpasar, pria yang juga menjabat Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali ini meminta kepada pihak sekolah untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Sekda Dewa Indra juga mengingatkan para siswa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin meskipun sudah mendapatkan vaksinasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa, ST,MT., menyampaikan bahwasanya pelaksanaan vaksinasi bagi 2500 siswa-siswinya telah diatur pelaksanannya menjadi 3 gelombang pelaksanaan vaksin.

Demikian pula saat pelaksanaan, pihaknya telah mengatur jalannya vaksinasi baik dari proses registrasi, screening hingga observasi dengan sangat baik sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Para siswa pun mengikuti kegiatan vaksinasi dengan sangat tertib dengan penerapan prokes yang ketat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved