Breaking News:

Manchester United

Membandingkan Efektivitas Belanja Pemain Manchester United di Era Solksjaer, van Gaal, dan Mourinho

Sosok pelatih Ole Gunnar Solksjaer rupanya bisa dianggap sebagai pelatih Manchester United yang punya kebijakan efektif pasca pensiunnya Sir Alex Ferg

Editor: Ady Sucipto
twitter@ManUtd
Sosok Ole Gunnar Solskjaer: The Baby Face Assassin yang Bawa Manchester United ke Final Liga Eropa 

TRIBUN-BALI.COM – Sosok pelatih Ole Gunnar Solksjaer rupanya bisa dianggap sebagai pelatih Manchester United yang punya kebijakan efektif pasca pensiunnya Sir Alex Ferguson.

Khusus soal kebijakan di bursa transfer pemain Liga Inggris musim 2021, bisa dikatakan belanja pemain yang dilakukan Ole Gunnar Solksjaer belum sepenuhnya berhasil.

Namun demikian, efektifitas kebijakan belanja di bursa transfer Liga Inggris Solkjaer bisa lebih baik dibandingkan era pelatih sebelumnya.

Sebagai indikator, era Solkjaer seperti memboyong Bruno Fernandes, Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, dan Edison Cavani adalah berkat kejeliannya.

Kondisi berbeda justru ditemukan ketika Manchester United di bawah kepelatihan Louis van Gaal dan Jose Mourinho yang dianggap kurang tepat soal belanja pemain.

Meskipun demikian, Solskjaer memang perlu pembuktian lebih agar kesuksesan transfernya sebisanya diiringi dengan prestasi berupa gelar juara pula.

Baca juga: Update Jadwal Liga Inggris 2021/2022: Manchester City Dinanti 7 Lawan Tangguh di Premier League

Baca juga: Manchester United Luncurkan Jersey Baru Musim 2021-2022: Kembali ke Era 1960-an & Sponsor Baru

Pelatih Man United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan komentarnya seusai laga Manchester United vs Leicester City di Stadion Old Trafford, Rabu 12 Mei 2021.
Pelatih Man United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan komentarnya seusai laga Manchester United vs Leicester City di Stadion Old Trafford, Rabu 12 Mei 2021. (tangkap layar twitter@ManUtd)

Dilansir Bongda, jika menelisik arah kebijakan transfer yang dilakukan Manchester United tepatnya pada periode tahun 2014-2018.

Kebijakan manajemen Manchester United pada periode tersebut terkesan benar-benar berantakan.

Dimulai pada musim panas 2014 dimana tim Setan Merah menghabiskan lebih dari 170 juta poundsterling untuk mendatangkan berbagai pemain sampai tahun 2018.

Berbagai blunder dilakukan manajemen Manchester United dalam mendatangkan pemain sehingga tak sedikit pemain yang gagal bersinar.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved