Berita Bali

Rencana Eksodus WN Jepang dari Indonesia, Kakanwil Kemenkumham Bali: Kami Belum Mendapatkan Kabar

beberapa perusahaan Jepang yang berada di Indonesia memilih memulangkan sejumlah pegawainya ke Jepang.

Tribun Bali/Putu Candra
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk - Rencana Eksodus WN Jepang dari Indonesia, Kakanwil Kemenkumham Bali: Kami Belum Mendapatkan Kabar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Di tengah tingginya penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia saat ini, beberapa perusahaan Jepang yang berada di Indonesia memilih memulangkan sejumlah pegawainya ke Jepang.

Bahkan salah satu perusahaan Jepang yang berada di Indonesia telah memesan pesawat untuk mengevakuasi warganya kembali pada Rabu 14 Juli 2021 kemarin.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Bali, Jamaruli Manihuruk menyampaikan, tercatat ada 4 ribu lebih Warga Negara asal Jepang yang berada di Bali.

"Dapat kami informasikan sesuai data yang ada di Bali, Warga Negara Jepang jumlahnya 4.180 orang," ujar Jamaruli Manihuruk, Kamis 15 Juli 2021.

Baca juga: Tak Pakai Masker Saat Bepergian, 3 WNA di Ubud Bali Dikenakan Sanksi Denda Masing-masing Rp 1 Juta

Diakuinya hingga saat ini belum mendapat informasi mengenai rencana kepulangan mereka ke negaranya.

"Sampai saat ini kami belum mendapatkan kabar apakah mereka akan meninggalkan Bali dan kembali ke negaranya atau tidak," imbuhnya.

Bali memiliki Bandar Udara yakni Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, saat ini penerbangannya belum dibuka untuk rute internasional, sehingga jika mereka kembali ke negaranya tidak melalui Imigrasi di Bali.

"Seandainya Warga Negara Jepang meninggalkan Bali maka tidak tercatat di Imigrasi Bali, karena mereka akan melakukan penerbangan domestik ke Jakarta. Nanti akan tercatat di Imigrasi Jakarta," jelas Jamaruli Manihuruk.

Data 4.180 WN Jepang yang ada di Bali ini merupakan data per 30 Juni 2021 dengan rincian 2.077 orang pemilik ITK, 1.709 orang pemilik ITAS dan 394 orang pemilik ITAP.

Tak Pakai Masker Saat Bepergian, 3 WNA di Ubud Bali Dikenakan Sanksi Denda Masing-masing Rp 1 Juta

Operasi Yustisi yang digelar Tim Gabungan PPKM Darurat Provinsi Bali kembali menjaring Warga Negara Asing (WNA) yang melanggar Prokotol Kesehatan (Prokes) di kawasan Ubud Kabupaten Gianyar, Rabu 14 Juli 2021.

Tim Gabungan yang terdiri dari Petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Satpol PP, Polda Bali dan Polres Gianyar.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel yang dipimpin oleh Dir Pam Obvit Polda Bali di Puri Ubud, Jl. Suweta Ubud, Gianyar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved