Breaking News:

Corona di Bali

Satpol PP Denpasar: Tertibkan Sehumanis-humanisnya, Kami Siap Bantu Membeli Sebelum Menutup

Kepala Satpol PP Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga menegaskan, anggota harus bertindak sehumanis-humanisnya

Dok. Satpol PP Denpasar
Petugas Satpol PP Denpasar saat membeli nasi pedagang kaki lima di Kota Denpasars saat penertiban PPKM Darurat, belum lama ini - Satpol PP Denpasar: Tertibkan Sehumanis-humanisnya, Kami Siap Bantu Membeli Sebelum Menutup 

"Iya, saya sudah instruksikan kepada seluruh anggota. Dan saya sendiri pun juga sudah melakukannya," ungkap Dewa.

Menurutnya, Satpol PP adalah pihak yang harus turut peduli dan ikut bertanggung jawab atas pembangunan di Kota Denpasar terlebih lagi di masa pandemi.

"Kami ada panggilan moril untuk secara bersama mengatasi kesulitan saat sekarang ini. Memang bencana atau cobaan yang tidak pernah kita dapat duga kapan datangnya apa bentuknya seperti sekarang ini, memang cukup sulit. Tapi kesulitan ini harus kita lalui bersama saling bahu membahu, saling tolong menolong," pungkasnya.

Pandemi Covid-19 yang mewabah hingga saat ini sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat Kota Denpasar.

Tak hanya sektor kesehatan, perekonomian masyarakat juga mengalami guncangan hebat.

Karenanya, tidak sedikit masyarakat yang beralih profesi dengan menekuni usaha kecil-kecilan semisal jualan nasi jinggo atau UMKM.

Menyikapi situasi tersebut, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk membantu perekonomian desa/kelurahan.

Hal ini dilaksanakan oleh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar yang juga berstatus sebagai bapak angkat kebersihan bagi 43 desa/kelurahan di Kota Denpasar.

‘’Kami mengajak OPD untuk bergotong-royong sebagai bapak angkat kebersihan untuk ikut membantu perekonomian desa/kelurahan dengan berbelanja di UMKM,” ujar Wali Kota Jaya Negara seperti dikutip Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai, dalam keterangan tertulis pada Selasa 13 Juli 2021.

Lebih lanjut dijelaskan, yang menjadi pelaku usaha saat ini adalah sebagian besar masyarakat Kota Denpasar yang terdampak penerapan PPKM Darurat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved