Breaking News:

Berita Jembrana

Pemkab Jembrana Mendapatkan 4,25 Ton Beras CSR, Disalurkan ke Pedagang yang Terdampak PPKM Darurat 

Pemerintah Kabupaten Jembrana mendapatkan bantuan sekitar 4,250 ton beras atau sekitar 4.250 kilogram beras

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Monitoring PPKM Darurat sekaligus pembagian sembako kepada masyarakat atau pedagang kecil, Sabtu 18 Juli 2021 malam hari 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Pemerintah Kabupaten Jembrana mendapatkan bantuan sekitar 4,250 ton beras atau sekitar 4.250 kilogram beras dari dana CSR.

Atas hal ini, bantuan pun segera disalurkan ke pedagang kecil yang terkena dampak PPKM Darurat.

BACA JUGA: Usaha Non Esensial Ditutup, Kapolres Badung Beri Imbauan dan Paket Sembako Ke Pemilik Usaha

Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama jajaran Forkopimda melakukan pembagian sekaligus melaksanakan monitoring pelaksanaan PPKM Darurat di sejumlah titik, Sabtu 17 Juli 2021 malam kemarin.

Informasi yang dihimpun bahwa monitoring sekaligus pembagian beras CSR ini dilakukan mulai dari Pasar Tegal Cangkring hingga Pura Rambut Siwi Kecamatan Mendoyo, Bali. 

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, pada monitoring PPKM Darurat ini pihaknya bersama jajaran Forkopimda sekaligus menyerahkan bantuan beras kepada para pedagang-pedagang kecil.

Mereka dianggap sangat terdampak dengan pemberlakuan PPKM Darurat dengan larangan makan minum di tempat serta pembatasan jam operasional usaha.

"Seperti biasa setiap malam, kami bersama jajaran Forkopimda dan Satgas Covid-19 selalu memonitoring kondisi di lapangan terkait perberlakuan PPKM Darurat. Pada monitoring kemarin malam, kami sekaligus memberikan bantuan beras masing-masing 10 kilogram kepada para pedagang-pedagang kecil, yang terdampak PPKM Darurat ini. Bantuan beras itu berasal dari sumbangan rekan-rekan yang bergelut di Industri Perikanan," ucapnya Minggu 18 Juli 2021.

Menurut Tamba bahwa pemberian sembako bertujuan untuk meringankan beban para pedagang ditengah pemberlakuan PPKM Darurat ini.

Diharapkan  bantuan ini dapat memberikan manfaat untuk para pedagang.

Tentu ini sebagai bentuk upaya bersama dalam meringankan beban masyarakat, terutama pedagang kecil agar bisa bangkit di tengah kondisi sulit seperti ini.

“Tujuan untuk meringankan karena memang situasi saat ini serba sulit,” ungkapnya.

Menyangkut penyebaran Covid-19 sendiri, Tamba dalam kesempatan itu, juga mengimbau sekaligus mengajak masyarakat supaya selalu taat protokol kesehatan, dan angka paparan Covid-19  di Jembrana dapat ditekan seminim-minimnya.

Sehingga, pandemi ini dapat segera berlalu dan perekonomian dapat segera pulih kembali.

“Kuncinya adalah ada pada diri kita semua, yaitu displin menjaga prokes. Mohon doa restu kepada seluruh masyarakat, sekali lagi ini demi kebaikan kita bersama," ucapnya.  (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved