Breaking News:

DPR Minta PPKM Darurat Diperpanjang hingga 17 Agustus 2021, Ini Alasan Mendasarnya

DPR Minta PPKM Darurat Diperpanjang hingga 17 Agustus 2021, Ini Alasan Mendasarnya

Rizal Fanany
Sejumlah anggota Satpol PP menggelar penyekatan dan pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat di beberapa titik Kota Denpasar, Bali pada Minggu 18 Juli 2021. Sebanyak 31 pengendara diputar balik dan 2 tempat usaha non esensial disegel. 

DPR Usul PPKM Darurat Jangan Cuma Diperpanjang, Tapi Perluas Juga Sampai 17 Agustus
Senin, 19 Juli 2021 09:42 WIB 

DPR Minta PPKM Darurat Diperpanjang hingga 17 Agustus 2021

 




TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Polemik Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diperpanjang atau tidak masih jadi pembahasan hangat di masyarakat.

Pelaksanaan PPKM Darurat memang menghambat ekonomi masyarakat.

Namun, pemerintah mengkhawatirkan jika tak dikendalikan lewat PPKM Darurat bakal membuat pandemi covid-19 kian berkepanjangan.

Baca juga: IDI Minta PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang

Anggota Komisi XI DPR Kamrussamad meminta PPKM Darurat diperpanjang hingga 17 Agustus 2021.

"Kami memberikan dorongan agar pemerintah melanjutkan dan memperluas PPKM Darurat sampai 17 Agustus 2021," ujar Kamrussamad, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, kondisi di dalam negeri akan semakin berbahaya jika PPKM Darurat tidak diperpanjang di tengah posisi baru 30 persen rakyat divaksinasi, tingkat hunian rumah sakit rujukan masih 120 persen, hingga masyarakat yang isolasi mandiri belum terjangkau layanan medis.

"Sangat berbahaya dan berpotensi meningkatkan angka kematian tembus 5 ribu orang per hari karena tidak terjangkau layanan medis," ucap politikus Gerindra itu. 

Jika PPKM Darurat akhirnya nanti diperpanjang, Kamrussamad meminta pemerintah memastikan tingkat vaksinasi bisa mencapai 70 persen pada perayaan hari kemerdekaan Indonesia ke-76, dan tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) harus kembali ke posisi 70 persen.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Petugas PPKM: Jangan Sampai Masyarakat Frustrasi karena Kesalahan Berkomunikasi

Selain itu, layanan medis isolasi mandiri (isoman) harus terjangkau, 70 persen berupa paket obat gratis dan paket sembako. 

"Perpanjangan tersebut juga harus diikuti dengan kebijakan fiskal untuk bantuan tunai bagi pedagang pasar, warteg, kedai kopi, tukang tambal ban motor, bengkel tradisional dan buruh serta pekerja," paparnya.

Artikel terkait telah tayang di Tribunnews dengan judul DPR Usul PPKM Darurat Jangan Cuma Diperpanjang, Tapi Perluas Juga Sampai 17 Agustus

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved