Breaking News:

Israel

Dunia Sambut Gembira Penemuan Medis Terbaru Israel untuk Sembuhkan Luka Kronis

Lazimnya orang yang menderita luka semacam itu seringkali mengarah pada tindakan medis berupa amputasi.

Editor: DionDBPutra
wikimediacommons
Ilustrasi. Penemuan medis terbaru Israel bisa menyembuhkan luka kronis semisal luka bakar, luka diabetes yang tidak kunjung sembuh. 

TRIBUN-BALI.COM, TEL AVIV - Kabar gembira datang dari Israel. Penemuan medis terbaru Israel bisa menyembuhkan luka kronis semisal luka bakar, luka diabetes yang tidak kunjung sembuh.

Lazimnya orang yang menderita luka semacam itu seringkali mengarah pada tindakan medis berupa amputasi.

Namun, penemuan baru dari Israel itu bisa "menipu" tubuh manusia agar bisa menyembuhkan bagian yang luka.

Temuan tersebut dinamakan sistem bekuan darah eksternal yang terbuat dari darah pasien sendiri.

Baca juga: Banyak Nomor Ponsel Jurnalis dan Aktivis Dunia Diretas Spyware Rancangan Israel

Baca juga: Israel Berniat Jalin Hubungan Diplomatik dengan Indonesia, Malaysia dan Brunei

Banyak negara menyambut gembira perawatan dari penemuan medis terbaru dari Israel ini. Hal itu sudah diaplikasikan dalam berbagai kasus luka.

Penemuan ini diinisiasi RedDress, sebuah perusahaan perawatan luka swasta yang berbasis di Amerika Serikat ( AS) dan Israel.

Pada 30 Juni 2021 lalu, RedDress mengumumkan telah menerima izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk sistem perawatan ini.

Dilansir Globe Newswire, sistem yang dinamkan RD2 Ver.02 ini merupakan kelanjutan dari Sistem RD1 RedDress yang sudah ada sebelumnya, dan dipasarkan sebagai sistem ActiGraft.

“Persetujuan FDA atas ActiGraft terbaru memungkinkan kami untuk memperkenalkan generasi berikutnya dari sistem ActiGraft," kata Manajer Umum RedDress Robert Mueller.

“Peluncuran ini menunjukkan komitmen kami dalam mendukung penyedia layanan kesehatan dan memajukan perawatan luka yang tidak dapat disembuhkan,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved