Breaking News:

Berita Badung

Hewan Kurban Mulai Diturunkan di RPH Mambal Badung, Per Hari Bisa Potong 200 Sapi

Namun menurut salah satu petugas tersebut RPH Mambal bisa memotong sampai 200 lebih sapi selama sehari.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Beberapa sapi saat diturunkan di RPH Mambal, Abiansemal Badung pada Senin 19 Juli 2021 

"Di RPH juga sudah kami siagakan petugas,  karena sesuai pedoman, pemotongan hewan kurban dalam situasi pandemi ini diarahkan agar dilakukan di RPH untuk mencegah kerumunan dan memastikan kesehatan daging kurban," ucapnya.

Bahkan pihaknya  meyakinkan, selain RPH pemotong yang lain  sudah punya Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan memiliki juru sembelih bersertifikat halal (JULEHA).

Kendati demikian dirinya mengaku RPH Mambal juga sudah siap dan lengkap dengan NKV dan JULEH.

"Untuk di RPH ini diperkirakan akan ada   pemotongan sebanyak 230 ekor hewan yakni sapi. Namun angka bisa saja berubah," ucapnya.

Baca juga: Cairkan BST PPKM Darurat secara Simbolis, Giri Prasta Sebut Semua KK di Badung Dapat Bantuan

Saat ini dari data yang didapat untuk di Badung baru terdata ada sebanyak 356 sapi dan 99 kambing yang di potong.

 " Ini data sementara, karena kami belum melakukan rekap semuanya," bebernya.

 "Selain itu, berdasarkan hasil pemantauan kami, RPH Mambal siap untuk menerima pemotongan hewan kurban karena sudah memenuhi persyaratan dan memiliki sertifikat,"  imbuhnya.

Dirinya juga mengakui untuk sapi yang digunakan hewan kurban adalah sapi Bali yang dipilih kwalitasnya. Bahkan tidak sembarang sapi bisa digunakan kurban.

"Ada syaratnya juga, untuk memilih hewan kurban. Namun saat ini di Badung kami tetap pantau pemotongannya mengingat pemotongan kini disarankan di RPH agar tidak ada kerumunan yang terjadi," tungkasnya.

Untuk diketahui, sebelum hewan kurban di potong, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung menerjunkan petugas pemeriksaan hewan kurban pada Senin 19 Juli 2021.

Puluhan petugas diterjunkan untuk 62 titik pemotongan hewan.

Semua petugas itu memastikan agar hewan yang dipotong kondisinya baik dan sehat. Bahkan jika sudah sehat dipastikan aman dikonsumsi oleh masyarakat. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved