Breaking News:

Berita Bali

Ini Aturan Baru Bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Dari dan Menuju Bali Melalui Bandara Ngurah Rai

aturan persyaratan baru tersebut mulai diterapkan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mulai hari ini, baik bagi PPDN dari Bali maupun

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Proses validasi dokumen kesehatan yang dilakukan oleh petugas KKP Kelas I Denpasar kepada calon penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Senin 12 Juli 2021 siang. Ini Aturan Baru Bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Dari dan Menuju Bali Melalui Bandara Ngurah Rai 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Berdasarkan Surat Edaran Nomor 53 Tahun 2021 Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang berlaku mulai 19 Juli 2021 hingga pemberitahuan Iebih lanjut, terdapat perubahan aturan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) pengguna moda transportasi udara.

Dan aturan persyaratan baru tersebut mulai diterapkan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mulai hari ini, baik bagi PPDN dari Bali maupun sebaliknya PPDN yang menuju Bali.

"Iya terdapat persyaratan baru bagi PPDN dengan transportasi udara dari dan ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berlaku mulai hari ini," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Senin 19 Juli 2021.

Berikut persyaratan baru bagi PPDN yang dimaksud :

Baca juga: Petugas Gabungan Sasar Kawasan Bandara di Bali, 4 Orang Diberikan Teguran

1. Calon Penumpang dari atau ke Bandara di Pulau Bali wajib menunjukkan Sertifikat Vaksinasi (minimal dosis pertama) dan Surat Keterangan Negatif Covid-19 dengan Tes PCR 2X24 jam sebelum keberangkatan dihitung dari Surat Keterangan keluar;

2. Selama masa Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah (19-25 Juli 2021), perjalanan Penumpang dibatasi (termasuk Penumpang di bawah 18 tahun) untuk sementara, terkecuali :

a. Penumpang dengan keperluan bekerja di sektor esensial dan kritikal, wajib menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Keterangan Lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah atau Surat Perintah Tugas dari Pimpinan Instansi setingkat Eselon II;

b. Penumpang dengan keperluan mendesak (pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi 1 orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang, dan Pengantar jenazah non Covid-19 maksimal 5 orang), wajib menunjukkan Surat Keterangan Perjalanan antara lain Surat Rujukan dari Rumah Sakit, Surat Pengantar dari Perangkat Daerah setempat, Surat Keterangan Kematian atau Surat Keterangan lainnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved