Breaking News:

Idul Adha

Lansia dan Anak-anak Dilarang ke Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban

Dalam SE itu, sejumlah aturan dikeluarkan untuk mencegah penularan Covid-19 kembali meluas setelah hari raya Idul Adha tahun ini.

Editor: DionDBPutra
Humas BNPB
Ketua dewan pakar gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menag Nomor 17 tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Idul Adha.

Dalam SE itu, sejumlah aturan dikeluarkan untuk mencegah penularan Covid-19 kembali meluas setelah hari raya Idul Adha tahun ini.

Ketua Dewan Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, SE Menag tersebut mengatur berbagai hal.

Aturan itu mulai dari peniadaan salat Idul Adha secara berjamaah di masjid atau lapangan, hingga aturan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Jelang Idul Adha 2021, Kendaraan Keluar Masuk Bali Tercatat Mengalami Penurunan 

Baca juga: PANDUAN dan Tata Cara Shalat Idul Adha 2021 dan Contoh Khutbah Idul Adha 2021, Arab, Latin & Artinya

”Poin aturannya berlaku secara keseluruhan di Indonesia yang membatasi mobilitas masyarakat dengan menerapkan PPKM darurat dan mikro di sejumlah wilayah," kata Wiku dalam Webinar Bidang Koordinasi Relawan dengan tema Menegakkan Protokol Ibadah Iduladha di Era Pandemi, Minggu 18 Juli 2021.

Wiku mengatakan, terkait pemotongan hewan kurban, panitia pemotongan hewan kurban Idul Adha 2021 harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat.

Satgas Covid-19 bahkan meminta panitia yang terjun dalam pemotongan hewan kurban untuk dites Covid-19 terlebih dahulu.

”Terkait protokol kesehatan pemotongan hewan, pastikan petugas panitianya sehat fisiknya dan tes swab antigen. Jadi betul-betul mereka sehat supaya tidak mencemari. Kemudian protokol kesehatan pada pemotongan hewan,” kata Wiku.

Selain itu kata Wiku, panitia kurban juga harus berasal dari kalangan muda yang sehat jasmani ataupun rohani.

Wiku juga mengingatkan agar para panitia kurban membersihkan diri ketika pulang ke rumah. Hal ini dilakukan agar tidak menulari orang tua di rumah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved