Breaking News:

Berita Tabanan

Proses Registrasi Kebun, Tabanan Akan Ekspor Salak Gula Pasir ke Dua Negara Tetangga

Dinas Pertanian Tabanan saat ini sedang dalam proses registrasi kebun untuk komoditas unggulan dari Tabanan yang menembus pasar ekspor.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Nyoman Budana - Dinas Pertanian Tabanan saat ini sedang dalam proses registrasi kebun untuk komoditas unggulan dari Tabanan yang menembus pasar ekspor. 

Menurut birokrat asal Kecamatan Baturiti ini, permintaan terhadap komoditas salak gula pasir dominan datang dari sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura.

“Rencana (pengirimannya) Malaysia dan Singapura,” ungkapnya.

Bagaimana dengan komoditi manggis yang selama ini menjadi andalan kabupaten Tabanan dalam hal ekspor?

Budana menyatakan untuk manggis masih tetap menjadi andalan ekspor. Bahkan setiap tahunnya permintaan selalu meningkat. Namun saat ini produksi manggis masih belum masanya.

Masa panen biasanya mulai bulan September dan seterusnya atau saat akhir tahun.

Baca juga: Kasus Demam Berdarah di Tabanan Turun Drastis Saat Pandemi, Selama 6 Bulan Hanya Tercatat 9 Kasus

“Kalau manggis masih tetap jadi andalan kita saat ini. Tapi, untuk saat ini manggis kita masih belum produksi. Artinya masih belum musimnya panen. Biasanya nanti pada September ke atas mulai ada panen,” ungkapnya.

Budana menyebutkan, Negara Tiongkok masih menjadi negara yang paling banyak melakukan permintaan terhadap Manggis. Disusul kemudian dengan Thailand.

“Walaupun pandemic saat ini, kita tetap diminta manggis untuk ekspor ke Tiongkok, karena kesana paling banyak,” tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved