Breaking News:

3000 Ekor Lele Dipanen di Bali, Untuk Menunjang Lauk Pauk Saat Pandemi Covid-19

Panen ribuan ekor ikan lele ini sangat mendukung bagi kebutuhan pangan terutama untuk lauk di tengah kondisi Pandemi Covid-19

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Eviera Paramita Sandi
kompas.com
Ilustrasi peternak ikan lele 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Korem 163/Wira Satya memanen sebanyak sekitar 3.000 ekor ikan lele hasil budidaya di lima kolam terpal (Bioflok) di Makorem setempat, Denpasar, Bali untuk melestarikan program ketahanan pangan

"Sejumlah 3000 ekor ikan lele berhasil dipanen dari pemeliharaan selama 10 minggu atau 2 setengah bulan, lumayan gede-gede," kata Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., saat memimpin acara panen lele di sisi utara Lapangan Makorem, pada Senin 19 Juli 2021.

Kata Danrem, panen ribuan ekor ikan lele ini sangat mendukung bagi kebutuhan pangan terutama untuk lauk di tengah kondisi Pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Pihaknya mengatakan, program ini sebagai etalase atau percontohan untuk menyemangati Kodim Jajaran untuk melakukan hal yang serupa.

"Sebenarnya selain panen lele, kita juga merencanakan panen ikan keramba yang ada di Danau Batur milik Kodim 1626/Bangli. Karena ada ledakan belerang, ikan jadi mati. Tidak hanya milik kita, milik masyarakat juga terdampak. Hampir 90 persen ikan mati," jelasnya.

Husein Sagaf menuturkan, dalam rangka ketahanan pangan di wilayah Korem 163/Wira Satya, pihaknya juga membudidayakan tambak udang, telor, porang, kacang serta program ketahanan pangan lainnya yang tersebar di seluruh Bali.

"Untuk jumlahnya cukup banyak, seperti tanaman porang ada sekitar 2,5 hektare, yang jelas program ketahanan pangan pasti bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved