Bank Indonesia Perwakilan Bali Lakukan Capacity Building untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa 

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali telah melakukan capacity building kepada komunitas mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia

Istimewa
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali ketika melakukan capacity building kepada komunitas mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia. 

Tidak hanya itu, inklusi keuangan juga akan mendukung kebijakan stabilitas sistem keuangan, melalui keterkaitan antar pelaku ekonomi yang baik dalam sistem keuangan. 

Baca juga: Perkuat Penegakan Hukum dalam Penanganan Kasus Perbankan, LPS Gelar Sosialisasi kepada Polri di Bali

Trisno juga mengatakan selain itu, dari sisi kebijakan sistem pembayaran, strategi inklusi keuangan mendorong peningkatan akses masyarakat ke bank melalui penurunan biaya transaksi dan mendorong penggunaan digital payment.

Secara keseluruhan, keuangan inklusif akan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan melalui kebijakan-kebijakan tersebut.

Beberapa kendala keuangan inklusif di Indonesia antara lain kapasitas ekonomi masyarakat yang belum terbentuk, struktur masyarakat yang beragam sehingga diperlukan produk keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, produk dan jasa keuangan yang kurang transparan maupun perlunya dukungan infrastruktur.

Oleh karena itu, guna mendukung keuangan inklusif harus dilakukan inovasi produk-produk keuangan dan layanan serta diupayakan agar tailor made mengakomodasi kepentingan seluruh kalangan. 

Berbagai instrumen yang mendorong keuangan inklusif dapat berupa instrumen pembayaran, penggunaan produk simpanan, pembiayaan kredit, asuransi dan investasi.

Perkembangan teknologi saat ini telah membuka peluang untuk perluasan keuangan inklusif. 

Peran Bank Indonesia dalam Ekonomi dan Keuangan Inklusif di Indonesia disalurkan melalui beberapa program, yaitu Elektronifikasi Penyaluran Bantuan Sosial dan Transaksi Pemda, Pengembangan dan Perluasan Ekosistem Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Perluasan Akses Keuangan Bagi UMKM, dan Data dan Informasi terkait Keuangan Inklusif. 

"Harapannya ke depan, upaya-upaya yang dilakukan Bank Indonesia dapat mendukung target tingkat inklusi keuangan pemerintah sebesar 90% pada tahun 2024," tutupnya. (*) 

Berita lainnya di Berita Ekonomi

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved