Berita Denpasar

Banpres BPUM Sudah Cair 75 Persen, 19.753 UMKM di Kota Denpasar Telah Menerima Bantuan

Banpres Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) yang diajukan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Denpasar

Penulis: Putu Supartika | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Rizal Fanany
ILUSTRASI - UMKM 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Bantuan Presiden (Banpres) Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) yang diajukan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) Kota Denpasar sudah cair sebanyak 75 persen.

BACA JUGA: Pemuda Karangasem Gelar Aksi Solidaritas Dengan Berbagi Makanan Gratis Ditengah PPKM Darurat

Dimana sebanyak 19.753 pelaku UMKM di Denpasar sudah menerima bantuan ini.

“Masyarakat yang bergerak di bidang usaha mikro mengajukan bantuan terus bertambah seiring pandemi Covid-19 belum hilang. Sampai saat ini mencapai puluhan ribu UMKM yang mengajukan dan pendaftaran masih dibuka sampai September mendatang,” kata Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar I Made Erwin Suryadarma Sena, Rabu 21 Juli 2021.

Pengajuan bantuan Presiden bagi usaha mikro dikoordinir masing-masing Desa/Kelurahan.

Permohonan pengajuan bantuan BPUM dilakukan di masing-masing kantor Perbekel/Lurah karena Pemerintah terbawah yang tahu usaha mikro betul-betul ada atau fiktif.

“Kalau permohonan sudah lengkap disampaikan ke kantor akan diverifikasi kembali. Setelah lengkap sesuai data dan alamat diserahkan ke kantor Diskop UMKM Provinsi Bali untuk disampaikan ke Kemenkop UKM,” kata Erwin.

Erwin menambahkan, UMKM yang berhak mendapatkan bantuan BPUM juga harus memiliki warung seperti pedagang palen-palen, laundry, pedagang canang dan warung masuk kategori usaha mikro.

Banpres ini diprioritaskan yang tidak mendapat bantuan Presiden tahun 2020 Rp2,4 juta.

Namun, bantuan yang diterima usaha mikro tidak seperti tahun lalu.

Sekarang usaha mikro hanya menerima Rp1,2 juta.

“Kami tidak menunggu batas akhir pengajuan bantuan. Semakin banyak dan cepat diusulkan maka semakin cepat mendapat bantuan. Karena UMKM yang ada di Denpasar sebanyak 32 ribu lebih dan ada sudah mengajukan 83 persen,” katanya.

Pengajuan permohonan BPUM, masih dibuka di kantor Desa/Kelurahan sampai akhir September.

Jika ada usaha fiktif yang mengajukan permohonan akan langsung dicoret.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved