Tak Terima Putus Cinta Setelah 8 Tahun Menjalin Asmara, Gede Mindra Curi Motor Scoopy Mantan Pacar

Saat itu tidak ada pihak yang mencurigainya akan mencuri, lantaran pelaku sudah dianggap keluarga oleh keluarga korban.

kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Tak terima jalinan asmara diputus setelah bertahan selama delapan tahun, membuat I Gede Mindra (32) asal Denpasar Timur, gelap mata.

Ia nekat mencuri sepeda motor Honda Scoopy milik mantan pacarnya, di Banjar Candra Asri, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali.

Lalu, motor keluaran tahun 2018 itu dijualnya ke showroom, dengan harga Rp 12,8 juta.

Kini Mindra bersama temannya telah diamankan oleh aparat kepolisian.

Kapolres Gianyar, AKBP Made Bayu Sutha Sartana, Rabu 21 Juli 2021 mengatakan, pencurian tersebut terjadi pada 22 Mei 2021 sekitar pukul 10.00 Wita.

Dimana, modus operandi yang digunakan pelaku adalah memanfaatkan situasi psikologi pihak korban.

Saat itu tidak ada pihak yang mencurigainya akan mencuri, lantaran pelaku sudah dianggap keluarga oleh keluarga korban.

Sebab antara pelaku dan korban sudah berpacaran selama 8 tahun.

Karena itu, pelaku pun leluasa mengambil barang curiannya, berupa sepeda motor Scoopy.

Bahkan tak kesulitan, ia juga berhasil mengambil BPKB dan STNK motor tersebut.

"Dikarenakan tidak ada yang mencurigai pelaku, karena sudah dianggap keluarga, pelaku bisa leluasa keluar masuk rumah, hingga mengetahui tempat penyimpanan BPKB, STNK hingga kunci," ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan pihaknya, diketahui Mindra tidak beraksi sendirian.

Dimana saat itu dia dibantu oleh rekannya, I Wayan Agus Saputra asal Klungkung.

Setelah motor tersebut didapatkan, mereka berdua lantas menuju ke Kabupaten Tabanan untuk mencari showroom.

Lalu menjualnya seharga Rp 12,8 juta.

Namun dalam pembagian ini, Mindra mengaku mendapatkan bagian yang lebih sedikit, yakni Rp 4 juta, sementara sisanya diambil oleh Suputra.

"Hasil curian tersebut dijual di salah satu shoowroom yang ada di daerah Tabanan dengan harga Rp 12.800.000, masing masing pelaku memperoleh bagian yang berbeda I Gede Mindra mendapat bagian Rp. 4.000.000, dan I Wayan Agus Suputra memperoleh bagian Rp.8.800.000," ujarnya AKBP Bayu didampingi Kapolsek Sukawati.

Lalu bagaimana nasib uang tersebut, Kapolres mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku, uang hasil penjualan motor tersebut dihabiskan untuk bermain judi oleh kedua pelaku, dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari karena kedua pelaku tidak bekerja.

"Pelaku di tangkap di tempat kost pacarnya yang ada di Jalan Drupadi - Denpasar pada hari kamis tanggal 15 Juli 2021 sekira pukul 16.00 wita dan saat ini pelaku ditahan di mako Polsek Sukawati. Agus Saputra ini residivis pencurian emas," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved