Olimpiade Tokyo
Indonesia Targetkan Masuk 40 Besar Olimpiade Tokyo
Pada Olimpiade 2016 di Brasil, Indonesia menempati urutan ke-46 dunia. Ketika itu Indonesia meraih satu medali emas dan dua perak.
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Indonesia menargetkan berada di posisi 40 besar untuk Olimpiade Tokyo 2020. Posisi itu, lebih baik dari Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.
Pada Olimpiade 2016 di Brasil, Indonesia menempati urutan ke-46 dunia. Ketika itu Indonesia meraih satu medali emas dan dua perak.
Medali emas dipersembahkan cabang olahraga bulu tangkis dari sektor ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Baca juga: HASIL Argentina Vs Australia: Mengejutkan! Argentina Tampil 10 Pemain dan Kalah di Olimpiade Tokyo
Baca juga: HASIL Brasil Vs Jerman Olimpade Tokyo 2021: Hattrick Richarlison, Tim Samba Menangi Drama 6 Gol
Sementara dua medali perak dipersembahkan cabor angkat besi oleh Sri Wahyuni di kelas 48 kg dan Eko Yuli Irawan di kelas 62 kg.
Ketua Umum National Olympic Committee, NOC, Raja Sapta Oktohari menargetkan Indonesia bertengger di posisi 40 besar untuk Olimpiade Tokyo.
"Mudah-mudahan bisa naik enam peringkat ke atas. Dari sebelumnya peringkat 46 menjadi peringkat 40," ujar Okto dalam konferensi pers virtual, Kamis 22 Juli 2021.
Dalam perhelatan Olimpiade Tokyo, Indonesia mengirimkan 28 atlet. Namun, kata Okto, jumlan itu masih di bawah negara-negara lain di Asia Tenggara.
"Malaysia bisa mengirim 30 atlet, lalu Thailand 40 atlet, jadi di ASEAN sebenarnya kita masih di peringkat tiga," ujarnya.
Menurut Okto, KOI akan terus mengawal pelaksanaan Olimpiade ini, termasuk kualifikasi Olimpiade empat tahun berikutnya.
Sebab, perhitungan poin Olimpiade 2024 akan dimulai akhir Desember 2021.
"Jadi tidak ada kasus lagi atlet tak bisa ikut kualifikasi karena masalah teknis. Kami ingin semuanya berjalan dengan baik," ujar Okto.
Sementara Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Rosan P Roeslani akan berupaya mencapai target yang ditetapkan pemerintah.
Ia meminta doa serta dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.
"Target pemerintah mencoba memperbaiki peringkat lebih baik dari pada di Rio de Janeiro 2016. Insha Allah bisa kami lampaui apalagi apa yang sudah dipersiapkan berjalan dengan sangat baik dan matang,' ujar Rosan.
Seremoni pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 digelar di Olympic Stadium, Jumat 23 Juli 2021.
Defile Indonesia pada Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 berjumlah 10 anggota termasuk empat atlet, yakni Nurul Akmal (angkat besi), Rio Waida (selancar), Aflah Fadlan Prawira (renang), dan Azzahra Permatahani (renang).
Rio Waida dan Nurul Akmal menjadi atlet yang ditugaskan untuk membawa bendera Indonesia pada parade kontingen negara peserta di Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020.
Prokes ketat benar-benar diterapkan panitia penyelenggara untuk menghindari penyebaran Covid-19.
Misalnya, para atlet hanya diperbolehkan berada di area bubble, yakni perkampungan atlet dan tempat latihan.
Prokes ketat, tidak akan menyurutkan para atlet untuk meraih prestasi. (tribun network/denis/majid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/presiden-joko-widodo-saat-melepas-tim-indonesia-menuju-olimpiade-tokyo-2020.jpg)