Breaking News:

Pedagang Pakaian di Pasar Badung Diperbolehkan Jualan Lagi Setelah Tutup 10 Hari

Ada yang membersihkan debu, menggelar barang dagangan dan ada juga yang merapikan lipatan pakaian yang dijualnya.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Putu Supartika
Pedagang pakaian di Pasar Badung, Denpasar, mulai buka setelah tutup selama 10 hari karena pemberlakuan PPKM darurat, Kamis 22 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Selama 10 hari ini pedagang pasar pada sektor non esensial tak diizinkan berjualan sebagai akibat dari penerapan PPKM darurat.

Namun per hari ini, Kamis 11 Juli 2021 mereka kembali diizinkan untuk berjualan.

Di Pasar Badung Denpasar, pedagang non esensial di lantai III dan IV mulai menata barang dagangan mereka.

Ada yang membersihkan debu, menggelar barang dagangan dan ada juga yang merapikan lipatan pakaian yang dijualnya.

Namun, ada yang unik di hari pertama pedagang ini mulai berjualan khususnya bagi penjual pakaian.

Beberapa pedagang mengeluh karena barang mereka menjadi sarang tikus.

Hal tersebut dialami oleh penjual pakaian adat Bali, Dewitra yang berjualan di lantai IV.

“Barang dagangan saya dicari tikus, banyak tikus di sini untung tak ada yang dilubangi, cuma isi kotoran saja,” katanya sembari merapikan baju yang dijualnya karena dijadikan sarang oleh tikus.

Setelah diberikan buka, ia pun merasa sedikit lega.

Pasalnya, jika diberikan buka setidaknya bisa berjualan Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved