Breaking News:

Berita Denpasar

Korban Pembunuhan di Jalan Subur Denpasar Sempat Jadi Satpam, Polisi: Pelaku Berinisial Wayan S

Korban pembunuhan di Jalan Subur, Denpasar, Bali. Gede Budiarsana (34) diketahui pernah bekerja sebagai satpam

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Komang Agus Ruspawan
Tribun Bali/Firizki Irwan
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat bersama anggota jajaran saat meninjau lokasi atau TKP awal kasus pembunuhan di Jalan Subur, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat pada Jumat 23 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Korban pembunuhan di Jalan Subur, Denpasar, Bali. Gede Budiarsana (34) diketahui pernah bekerja sebagai satpam.

Gede Budiarsana berhenti dari pekerjaan karena pandemi Covid-19.  

Perbekel Desa Kubutambahan, Gede Pariadnyana, membenarkan jika Gede Budiarsana merupakan warga asal Banjar Dinas Kubuanyar, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali.

Dikonfirmasi melalui saluran telepon selular, Jumat 23 Juli 2021, Pariadnyana mengatakan korban sebelumnya memang sempat tinggal dan bekerja di Denpasar sebagai satpam.

Namun karena pandemi Covid-19, korban lebih sering pulang ke kampung halamannya di Banjar Dinas Kubuanyar.

"Akhir-akhir ini korban sering kok ada di rumahnya. Dia sebelumnya kerja jadi satpam, mungkin di hotel Denpasar. Karena Covid, dia pulang ke Buleleng," ucapnya.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan di Jalan Subur Denpasar Ditangkap, Ini Penjelasan Lengkap Polisi 

Baca Juga: KRONOLOGI: Kasus Pembunuhan di Jalan Subur Denpasar, Korban Minta Tolong, Tapi Tak Ada yang Berani 

Mengetahui warganya tewas dengan kondisi mengenaskan, Pariadnyana pun bergegas mendatangi RSUP Sanglah, Denpasar, untuk melihat kondisi korban, serta mencari tahu penyebab tewasnya. 

"Saya sedang di rumah sakit Sanglah,” katanya saat dikonfirmasi Jumat petang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved