Breaking News:

Berita Bali

Sebut Perampingan OPD Pemprov Bali Sudah 90 Persen, Rai Warsa: Untuk Mudahkan Birokrasi

Anggota Komisi I DPRD Bali, Made Rai Warsa mengatakan, bahwa saat ini pihaknya tengah menggodok perampingan delapan organisasi perangkat daerah

Penulis: Ragil Armando | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ragil Armando
Made Rai Warsa - Sebut Perampingan OPD Pemprov Bali Sudah 90 Persen, Rai Warsa: Untuk Mudahkan Birokrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anggota Komisi I DPRD Bali, Made Rai Warsa mengatakan, bahwa saat ini pihaknya tengah menggodok perampingan delapan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Bahkan, ia menyebut bahwa kerja pansus perampingan OPD tersebut telah menyelesaikan 90 persen draf usulan Raperda tersebut.

Namun menurutnya dari delapan OPD yang akan dirampingkan dua masih perlu ada pembahasan, yaitu Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sedangkan, menurutnya ada beberapa OPD yang sudah pasti akan digabungkan menjadi satu yakni, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga dengan Dinas Perpustakaan.

Baca juga: Sejumlah Pejabat di Pemkab Gianyar Positif Covid-19, Sekda: Belum ada Klaster di OPD

Lalu, Dinas Kebudayaan dengan Arsip Daerah, dan Badan Kepegawaian Daerah dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

“Drafnya sudah ke pusat, artinya dari pusat itu usulan kita memang hampir 90 persen diterima,” jelasnya, Kamis 22 Juli 2021.

Rai Warsa juga menyebutkan bahwa perampingan OPD ini bertujuan untuk lebih efesiensi dari anggaran hingga kinerja para pegawainya.

Salah satunya ia mencontohkan agar masing-masing bidang dapat bekerja dengan optimal dan dapat dikontrol lebih gampang.

Penggabungan ini juga untuk lebih gampangnya para pegawai dalam melakukan pekerjaan.

“Kalau tidak digabung itu berlarut-larut saat dikasi job-jobnya. Tujuannya juga agar lebih efesien dan efektif, harus hasil kinerjanya lebih bagus daripada sebelum digabung. Begitu juga dalam pengawasan untuk lebih mudah dikontrol,” paparnya.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa pansus perampingan OPD tersebut merupakan gabungan dari Komisi I dan II DPRD Bali.

Baca juga: Pemkab Bangli Berencana Rampingkan Sejumlah OPD, Awalnya Berjumlah 17 Akan Dilebur Jadi 14 OPD

Sementara, Ketua Pansusnya, Rai Warsa menyebutkan adalah Ketua Komisi I yang berkolaborasi dengan Komisi III.

“Rapat pansus perampingan ini dilakukan oleh anggota gabungan dari komisi I dan III. Rapat juga dihadiri oleh beberapa kepala OPD terkait dan ada juga perwakilannya," pungkas politisi PDIP ini. (*).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved