Breaking News:

Berita Buleleng

18 Relawan Dilatih Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19, Tangani Jenazah yang Meninggal di Luar RS

Kasus kematian pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah sempat terjadi di Buleleng.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Relawan saat mengikuti pelatihan proses pemulasaraan jenazah Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus kematian pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah sempat terjadi di Buleleng, Bali. 

Petugas BPBD pun sempat dibuat bingung.

Pasalnya, proses pemulasaraan jenazah selama ini dilakukan di rumah sakit oleh dokter forensik.

Setelah itu, jenazah terkonfirmasi dikubur oleh petugas BPBD.

Berkaca dari kejadian tersebut, sejumlah relawan pun diberikan pelatihan melakukan pemulasaraan. 

BACA JUGA: Pemuda Karangasem Gelar Aksi Solidaritas Dengan Berbagi Makanan Gratis Ditengah PPKM Darurat

Pelatihan dilaksanakan pada Sabtu kemarin di Posko Terpadu Penanganan Covid-19, tepatnya di Kantor BPBD Buleleng oleh Kepala Instalasi forensik RSUD Buleleng dr Klarisa Salim. 

Pelatihan ini diikuti sebanyak 18 orang yang terdiri dari relawan Muhammadiyah sebanyak sembilan orang, Dinsos lima orang, PMI satu orang, dan BPBD tiga orang. 

dr Klarisa menjelaskan, pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 dapat dilakulan di luar ruang jenazah.

Hal tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/4834/2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved