Breaking News:

Berita Gianyar

Ditinggal Ayah Meninggal dan Ibu Kawin Lagi, Anak di Payangan Diperhatikan Polsek Payangan

Nasib malang dialami IPECS, seorang anak yang masih berumur empat tahun di Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Polsek Payangan saat memberikan bantuan pada masyarakat kurang mampu di Payangan, Gianyar, Bali, Sabtu 24 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Nasib malang dialami IPECS, seorang anak yang masih berumur empat tahun di Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali.

Di mana kini ia tinggal bersama bibinya, yang termasuk keluarga kurang mampu.

Hal itu karena ayahnya telah meninggal dunia, sementara ibunya memilih untuk menikah lagi. 

Informasi dihimpun, Minggu 25 Juli 2021, diketahui, dalam memenuhi kebutuan sehari-hari, bibinya tersebut harus bekerja keras sebagai buruh serabutan.

Baca juga: Bebas dari Abrasi, Nelayan di Pantai Lebih Gianyar Justru Alami Kesulitan dalam Memakir Perahunya

Namun di sisi lain, IPECS meskipun masih berusia sangat kecil, ia sudah masuk ke dalam ayahan banjar.

Karena itu, iapun harus membayar iuran saat adatnya menggelar upacara piodalan

Nasib pilu juga dialami oleh warga Kelusa lainnya, yakni I Gusti Ngurah Tiles (51).

Pria disabilitas itu tinggal mengontrak di sebuah pondokan.

Baca juga: Sebagai Bentuk Kepedulian Kepada Sesama, Danramil Gianyar Bagikan Nasi Bungkus Buatan Sendiri

Kondisi disabilitas tersebut terjadi akibat ia jatuh dari pohon kelapa pada tahun 2007.

"Setelah jatuh itu, tulang ekornya katanya patah. Jadi lumpuh sampai sekarang," ujar Jro Wayan Sadriani, istri Gusti Tiles yang setia menemaninya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved