Breaking News:

Berita Badung

RSD Mangusada Kekurangan Oksigen, Plt Dirut Sebut Penggunaan 228 Tabung Tapi Hanya Dapat 50 Tabung

"Kita sangat-sangat kekurangan oksigen. Bahkan hampir semua rumah sakit di Bali kekurangan stok Oksigen baik itu liquid maupun tabung gas oksigen,"

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Plt Dirut RSD Mangusada saat melakukan pengecekan stok tabung oksigen di RSD Mangusada pada Minggu 25 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada kini kekurangan oksigen untuk pasien covid-19 yang di rawat.

Bahkan penggunaan dengan pasokan oksigen yang didapat pun tidak sebanding. Hal itu dikatakan Plt Direktur Utama (Dirut) RSD Mangusada dr Ketut Japa saat ditemui Tribun Bali.

"Kita sangat-sangat kekurangan oksigen. Bahkan hampir semua rumah sakit di Bali kekurangan stok Oksigen baik itu liquid maupun tabung gas oksigen," ujarnya.

Japa mengatakan kekurangan itu disebabkan karena pasien covid-19 mengalami peningkatan. Otomatis katanya penggunaan oksigen sangat banyak.

Baca juga: Badung Akan Tambah 100 Bed di RSD Mangusada dengan Anggaran Rp 30 Miliar

"Jumlah produksi tetap, namun penggunaan meningkat. Sehingga oksigen itu di bagi-bagi untuk RS di Bali. Untuk Tabung Oksigen itu datangnya dari PT Samator yang ada di Kelurahan Kapal, dan liquid oksigen datangnya dari Pulau Jawa," ucapnya.

Dirinya pun mengaku liquid oksigen yang datang bisa datang satu hari sekali dan dua kali sehari. Kendati demikian untuk tabung oksigen di PT Samator, rata-rata bisa menghasilkan oksigen 700 tabung per harinya untuk RS yang ada di Bali.

Hanya saja untuk kebutuhan tabung oksigen di semua RS di Bali rata-rata 5.000 tabung per harinya.

"Karena kekurangan, pembagian tabung gas oksigennya pun di  atur oleh satgas covid-19 di Bali. Jadi rumah sakit mana yang harus dapat duluan dan mana yang belakangan," jelasnya sembari mengatakan jumlahnya juga diatur pembagiannya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk rumah sakit Sanglah stok oksigennya itu lebih baik dari rumah sakit daerah. Mengingat RSUP sanglah di-back up oleh Kementrian Kesehatan.

"Jadi bukan kekurangan produksi oksigen. Namun jumlah pemakaian oksigen yang sangat meningkat tajam. Hal itu lantaran kasus covid-19 semakin tajam pula," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved