Berita Bangli

Apel Naik Motor Curian, Wirata Ditangkap Polisi Saat Hendak ke Rumah Pacar

Seorang pria berusia 32 tahun digelandang ke Polres Bangli, Jumat 23 Juli 2021. Pria bernama I Made Wirata alias Selem itu diamankan karena kasus

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Androyuan Elim saat menanyai Wirata terkait pencurian yang dia lakukan, Senin 26 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Seorang pria berusia 32 tahun digelandang ke Polres Bangli, Jumat 23 Juli 2021.

Pria bernama I Made Wirata alias Selem itu diamankan karena kasus pencurian kendaraan bermotor, saat perjalanan menuju rumah pacarnya.

Kasat Reskrim Polres Bangli, Androyuan Elim, Senin 26 Juli 2021 mengungkapkan, peristiwa pencurian itu terjadi pada hari Senin 19 Juli 2021.

Bermula saat korban bernama I Nengah Suana memarkir sepeda motornya di pinggir jalan areal sawah Subak Aya, Kelurahan Kawan, Bangli.

Baca juga: PTM di Bangli Tunggu Arahan Pemerintah Pusat, 993 Siswa Belum Divaksin

Namun karena teledor tidak mencabut kuncinya, maling dengan mudah membawa kabur sepeda motor jenis Honda Supra Fit itu.

“Korban baru tahu kejadian motornya sudah hilang, saat hendak pulang dari sawah sekitar pukul 16.30 wita,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, lanjut AKP Androyuan, pria berusia 53 tahun itu mengalami kerugian materiil sebesar Rp4 juta.

Korban juga segera melaporkan ke Polres Bangli untuk mendapatkan penanganan. 

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil meringkus pelaku yang diketahui bernama I Made Wirata alias Selem pada hari Jumat 23 Juli 2021.

Baca juga: Pemkab Bangli Tetapkan Isoter, Warga yang Menolak Isoter Akan Dijemput Paksa

Pria asal Banjar/Desa Taro, Tegalalang, Gianyar itu diringkus saat berada di Jalan Raya Wana Giri, Buleleng.

“Pelaku diamankan dengan barang bukti yang saat itu sedang dipakai oleh pelaku. Yang mana pelaku saat itu mau ke rumah pacarnya di Buleleng,” ujarnya.

Wirata selanjutnya diamankan ke Polres Bangli, serta dimintai keterangan.

Ia selanjutnya dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman paling lama lima tahun penjara.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara itu menambahkan, pelaku merupakan residivis dan sudah empat kali melakukan pencurian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved