Berita Karangasem

Bupati Karangasem Distribusikan Ribuan Paket Beras untuk Masyarakat yang Terdampak PPKM

Pemkab Karangasem distribusikan 3 ribu paket beras terhadap masyarakat yang terdampak PPKM

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Saiful Rohim
Bupati Karangasem, Gede Dana, didampingi Sekda Karangasem menyerahkan bantuan kepada masyarakat, Senin 26 Juli 2021  

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem distribusikan 3 ribu paket beras terhadap masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bantuan ini langsung diberikan Bupati Karangasem, I Gede Dana, Senin 26 Juli 2021 siang.

Orang nomor 1 di Kabupaten Karangasem tersebut mengatakan, 3 ribu sembako dibagikan di delapan Kecamatan di Kabupaten Karangasem, Bali.

Bantuan paket sembako dari Kementerian Sosial (Mensos) harus segera didistribusikan sehingga masyarakat bisa menikmati mengingat masyarakat yang juga sangat membutuhkan.

"Setiap ada bantuan harus segera didistribuskan. Hari ini datang, besok harus tuntas diserahkan. Jangan diendapkan. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk penerima. Bantuannya berupa beras 5 kilo," ungkap Dana.

Ditambahkan, dalam waktu dekat Pemda Karangasem akan mendistribusikan bantuan beras 5 ribu paket dari Pemerintah Provinsi Bali.

Bantuan tersebut sudah diterima dan segera akan didistribusikan.

Rencana pendistribusiannya akan dimulai awal Agustus ke masyarakat terdampak.

"Bantuan dari Gubernur Bali sebanyak 10 ribu paket. 5 ribu paket sudah ada di BPBD Karangasem, sedangkaan sisanya 5 ribu paket menyusul," tambahnya.

Bantuan ini nantinya akan diberikan ke warga yang benar - benar terkena dampak PPKM.

Seperti tukang suwun di Pasar Amlapura Barat serta Timur.

Selain itu Pemerintah telah menyiapkan bantuan sembako dari CSR di Kabupaten Karangasem.

Sembako dari CSR rencananya diberikan kepada warga yang sangat membutuhkan dan warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) untuk memenuhi kebutuhan setiap harinya.

BACA JUGA: Aksi Solidaritas di Buleleng, Kelompok Pemuda di Buleleng Bagikan Paket Sembako dan Sayuran

Menurutnya, bantuan yang didistribusikan harus adil dan tak tumpang tindih.

Pembagian harus merata dan jangan sampai ada yang double.

"Pembagiannya harus merata, dan adil. Kalau memang sudah mendapat, jangan dulu dikasi. Berikan ke yang belum dapat dulu," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved