Berita Gianyar

Kerugian Capai Jutaan, Satu Layangan Kecil Sebabkan Listrik Mati Selama 30 Menit di Gianyar

Tersangkutnya layangan menjadi salah satu penyebab terganggunya pelayanan layanan PLN di Kabupaten Gianyar, Bali.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Layangan tersangkut di jaringan PLN Bali Timur di Sukawati, Gianyar, Bali sebabnya listrik padam 30 menit,. Selasa 27 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Tersangkutnya layangan menjadi salah satu penyebab terganggunya pelayanan layanan PLN di Kabupaten Gianyar, Bali.

Sejak Januari hingga 27 Juli 2021, hal ini sudah terjadi sebanyak lima kali.

Nilai kerugian yang dialami akibat terganggunya jaringan itu sebesar Rp4,3 juta.

Selain itu, akibat satu layangan yang tersangkut dapat mengakibatkan padamnya lampu mencapai 30 menit, serta merupakan puluhan gardu. 

Baca juga: Sidang Paripurna Pengantar KUA dan PPAS, Target Pendapatan Gianyar 2022 Turun

Humas PLN Bali Timur, Donald Manurung, Selasa 27 Juli 2021 mengatakan, gangguan jaringan akibat layangan menjadi salah satu yang menjadi perhatian pihaknya.

Sebab gangguan ini hampir terjadi setiap tahun.

Bahkan di Kabupaten Gianyar, kata dia, dari Januari hingga Juli 2021, tercatat ada lima kali kejadian mati listrik akibat layangan.

Total kerugian dari lima kejadian itu Rp4,3 juta. 

Baca juga: Pasca Adanya Keluhan Orangtua Siswa, Bupati Gianyar Telusuri Sekolah yang Tak Kembalikan Uang Siswa 

"Untuk Gianyar jumlah gangguan akibat layang-layang dari Januari sampai 27 Juli 2021 sebanyak 5 kali. Hari ini gangguan layangan ditemukan di sebelah timur cocomart Batuyang, Sukawati," ujarnya.

Kata dia, gangguan akibat layang-layang bukan hal sepele.

Seperti pada kasus di Batuyang ini, akibat satu layangan sudang yang ukurannya tak lebih dari satu meter, mengakibatkan 51 unit gardu distribusi terganggu, dan menyebabkan padamnya listrik sekitar 31 menit. 

Baca juga: Istri Sekda Gianyar Berbagi Sembako di Gianyar, Dwikorawati: Membantu Warga yang Membutuhkan

"Sebanyak 51 gardu distribusi terdampak akibat gangguan ini. Padam paling lama dirasakan pelanggan di daerah Banjar SaSih, Batuyang dan seputaran terminal Batubulan selama 31 menit dengan kerugian PLN akibat gangguan ini sekitar 4.3 juta," tandasnya.

Donald mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah mengantisipasi hal ini dengan melakukan sosialisasi pada Maret 2021 lalu ke kantor desa, camat se Kabupaten Gianyar.

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Bupati Gianyar: Tidak Ada Aturan Untuk Tidak Mendukung

Dalam sosialisasi itu, pihaknya meminta agar pejabat setempat mengimbau warganya agar tidak bermain layangan di dekat jaringan PLN.

" PLN Gianyar dari bulan Maret 2021 sudah berupaya melakukan sosialisasi bahaya layangan ke kantor desa dan kantor camat di seluruh Kabupaten Gianyar," tandasnya. (*)

 
 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved