Breaking News:

Berita Buleleng

Pangdam IX/Udayana Pastikan Pelaksanaan Tracing, Testing dan Isoter di Bali Berjalan dengan Optimal

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak memastikan pelaksanaan tracing, testing dan isolasi mandiri terpusat berjalan dengan baik

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Karsiani Putri
Dok. Pendam IX/Udayana
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., saat meninjau lokasi Isoter di Asrama Mahasiswa Undiksha, Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali pada Senin 26 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak memastikan pelaksanaan tracing, testing dan isolasi mandiri terpusat berjalan dengan baik dan optimal di wilayah Bali.

Kodam IX/Udayana mengoptimalkan upaya tracing dan testing lebih massif kepada orang yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 selanjutnya melakukan karantina terpusat di tempat - tempat yang telah disediakan.

Di wilayah Kodim 1609/Buleleng, Pangdam meninjau Puskesmas Buleleng I dan Asrama Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali pada Senin 26 Juli 2021.

Di Buleleng terdapat ratusan Satgas tracer terdiri dari TNI 202 orang, Polri 187 orang, Puskesmas 86 orang dan dari Tenaga Relawan Covid-19 Kabupaten Buleleng sejumlah 29 orang.

Maruli menyampaikan bahwa pihaknya bersama Polri dan Dinas Kesehatan melakukan monitoring pelaksanaan tracing dan testing sejauh mana kesiapan petugas di lapangan agar pelaksanaan penanganan Covid-19 dapat lebih efektif.

"Seperti apa yang sudah disampaikan oleh Presiden RI, bahwa masalah testing dan tracing kita harus tingkatkan. Saya melaksanakan pengecekan langsung di lapangan sampai sejauh mana bisa dilakukan selama ini dan apa kendala-kendalanya, sehingga mudah-mudahan nantinya beberapa hari kedepan kita bisa buat lebih efektif dalam kegiatan ini dan dalam mengelola tracernya ini kita akan coba tingkatkan, sehingga bisa lebih efesien dan lebih efektif," ujar Maruli kepada Tribun Bali.

Setelah tracing kontak erat didapat, kemudian dilakukan rapid test antigen bagi mereka yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka yang hasil testnya positif bakal mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya.

Apabila menunjukkan positif kalau Orang Tanpa Gejala (OTG) dilakukan isolasi mandiri terpusat, apabila dengan gejala sedang hingga berat dirawat di rumah sakit.

Terkait kasus Covid-19 dan isolasi terpusat, lebih lanjut Pangdam manyampaikan pentingnya kesadaran menjaga diri dan lingkungan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved