Breaking News:

Berita Bali

Setelah Didatangi Ratusan Orangtua dan Siswa, DPRD Bali Panggil Kadisdikpora, Ini Hasil Pertemuannya

Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta alias Gung Budiarta mengatakan bahwa kedua belah pihak bersepakat untuk semaksimal mungkin akan

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Ratusan orang tua dan siswa mendatangi halaman dan Lobi Gedung DPRD Bali mendadak ramai, Senin 26 Juli 2021 untuk mengadukan nasib buah hatinya yang tercecer dan tidak diterima di SMA/SMK negeri dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022. Setelah Didatangi Ratusan Orangtua dan Siswa, DPRD Bali lalu Panggil Kadisdikpora. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Setelah didatangi ratusan orang tua dan para siswa yang tercecer akibat tidak dapat masuk ke SMA/SMK negeri di Bali, DPRD Bali langsung mengambil langkah.

Para wakil rakyat tersebut langsung memanggil Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Bali untuk rapat membahas aspirasi para demonstran, Selasa 27 Juli 2021.

Rapat tersebut sendiri dilakukan secara tertutup dari awak media.

Kepada awak media, Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta alias Gung Budiarta mengatakan bahwa kedua belah pihak bersepakat untuk semaksimal mungkin akan menampung 8 ribuan siswa yang tercecer tersebut.

Baca juga: Ratusan Orang Tua Siswa Datangi DPRD Bali,Sampaikan Aspirasi Agar Anaknya Dapat Masuk Sekolah Negeri

Bahkan, jika tidak memungkinkan, pihaknya terpaksa bakal ke SMA/SMK swasta yang ada.

"Anak-anak yang bisa ditampung, akan ditampung di negeri, kalau daya tampung sudah tidak ada ya harus ke swasta. Itu jika tidak maksimal, mau gimana lagi," paparnya.

Saat disinggung mengenai upaya maksimal yang dimaksud, Politikus PDIP ini menyebut pihaknya bakal melakukan penambahan rombongan belajar (rombel) alias kelas.

Tetapi, jika dalam usaha tersebut masih ada siswa yang tercecer, maka pihaknya menekankan agar ada subsidi yang diberikan juga kepasa siswa yang akan ditampung di sekolah swasta.

"Tapi kita akan arahkan kesana, penambahan rombel dan lain-lain.  Ketika masih ada tercecer silahkan nanti ke swasta. Dengan catatan apakah ada subsidi dari pemerintah, yang jelas pemerintah harus siap hadir meningkatkan pendidikan masyarakat," tegas Gung Budiarta.

Namun sayangnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa memilih tidak mau diwawancarai usai rapat tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved