Breaking News:

Berita Tabanan

Pemkab Tabanan Akan Perbaiki 21 Ruas Jalan Rusak Berat dengan Pinjaman Dana PEN Rp 125 Miliar

Pinjaman dana tersebut sepenuhnya digunakan untuk perbaikan insfrastruktur jalan di Tababan yang masih mengalami kerusakan dalam kategori rusak berat

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan, A.A Gede Dalem Trisna Ngurah, Rabu 28 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM,  TABANAN - Pemkab Tabanan telah memastikan bahwa mendapat pinjaman Rp 125 Miliar dari Kementerian Keuangan melalui PT. SMI.

Pinjaman dana tersebut sepenuhnya digunakan untuk perbaikan insfrastruktur jalan di Tababan yang masih mengalami kerusakan dalam kategori rusak berat sebanyak 18 persen.

Total dari pinjaman tersebut akan dikembalikan oleh Pemkab Tabanan selama 8 Tahun mulai tahun 2023.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan, A.A Gede Dalem Trisna Ngurah menjelaskan, Pemkab Tabanan telah melakukan penandatangan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah melalui PT. SMI.

Baca juga: Bakeuda Tabanan Hapus Denda PBB-P2, Upaya Naikan PAD 2021, Merangsang Masyarakat Taat Bayar Pajak

Dari persetujuan tersebut, Kemenkeu memberikan dana sebesar Rp125 Miliar.

Seluruh dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur dalam hal ini perbaikan jalan di Tabanan.

"Nilainya pinjamannya Rp 125 Miliar nanti akan dikembalikan dalam jangka waktu 8 tahun,” jelas pria yang akrab disapa Gung Dalem Rabu 28 Juli 2021.

Disinggung mengenai proses pengembalian pinjaman tersebut ke PT. SMI, Gung Dalem menjelaskan bahwa tahun 2021 ini telah diberikan pinjaman namun sesuai dengan kesepakatan pinjaman ini akan mulai dikembalikan pada tahun 2023 mendatang.

Pengembaliannya nanti dicicil setiap bulannya yang dananya mencapai Rp 2,2 Miliar.

"Jadi untuk pinjaman ini sudah dilakukan  sesuai penghitungan dalam artian kekuatan daerah untuk membayarnya nanti. akan mulai dikembalikan pada tahun 2023 nanti. Itu per bulannya Rp 2,2 Miliar untuk pokoknya akan dicicil selama 8 tahun," jelasnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved