Breaking News:

Presiden Jokowi Minta Perguruan Tinggi Tua Remajakan Diri

Dia meminta perguruan tinggi yang sudah berusia tua melakukan peremajaan mulai dari sistem pembelajaran, manajemen, hingga kurikulum.

Editor: DionDBPutra
Screenshot YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi saat menyampaikan perkembangan terkini terkait kebijakan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 25 Juli 2021 

Kepada pada rektor, Jokowi pun mengingatkan, hybrid knowledge dan hybrid skill sangat dibutuhkan di segala jenis profesi.

Untuk itu, dia meminta agar para dosen tak terlalu kaku terhadap disiplin ilmu.

“Jangan sampai pengetahuan dan keterampilan mahasiswa itu justru tidak menyongsong masa depan. Pengetahuan dan keterampilan yang hebat di masa kini bisa jadi sudah tidak dibutuhkan lagi dalam lima tahun atau sepuluh tahun ke depan. Mahasiswa harus disiapkan [untuk] menguasai pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk zamannya,” kata Jokowi.

"Korbannya bukan hanya para alumni yang gagap menyongsong masa depan, tetapi juga perguruan tinggi tidak mampu membangun relevansi dalam dunia yang sedang terdisrupsi," tutur dia.

Jokowi menyadari saat ini merupakan era di mana terjadi sejumlah perubahan. Apalagi sejak pandemi Covid-19 melanda, terjadi perubahan yang sifatnya disruptif.

"Pandemi Covid-19 merupakan rangkaian serial disrupsi, menambah disrupsi yang sebelumnya dipicu revolusi industri 4.0. Perubahan lanskap sosial budaya, perubahan lanskap ekonomi, perubahan lanskap politik mengalami perubahan besar akibat revolusi industri 4.0," jelasnya.

"Disrupsi sekarang ini memberikan kesempatan kepada pendatang baru, kepada yang remaja untuk mendahului yang lama yang terbebani dengan cara-cara lama," ungkapnya

Jokowi pun meminta pihak kampus bisa menyesuaikan dengan semua perubahan tersebut. Sehingga baik mahasiswa hingga dosen dapat memanfaatkan perubahan itu dengan baik, khususnya dalam proses belajar mengajar.

Sementara bicara soal proses belajar mengajar, Jokowi kemudian menyinggung program pemerintah yaitu Kampus Merdeka.

"Mahasiswa bisa belajar kepada siapa saja, di mana saja yang dirasa penting untuk mempersiapkan masa depan mereka dan masa depan bangsa. Mahasiswa harus di-update dan perkembangan terkini dan perkembangan ke depan," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved