Breaking News:

Berita Buleleng

Tim Yustisi Gerebek Judi Tajen di Desa Kayuputih Buleleng, Penyelenggaranya Didenda Rp 1 Juta

pihaknya mendapatkan informasi adanya  segerombolan warga yang sedang asyik menyelenggarakan judi tajen di Desa Kayuputih

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Tim Yustisi saat mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi judi tajen, di Desa Kayuputih Rabu (28/7/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Di tengah penerapan PPKM level IV,  judi sambung ayam (tajen) masih dilakukan oleh sejumlah warga.

Pada Rabu (28/7/2021) siang Tim Yustisi menemukan judi tajen itu diselenggarakan di Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto mengatakan, pihaknya bersama petugas gabungan dari Polri, Satpol PP, Dishub Buleleng dan BPBD Buleleng mulanya melakukan patroli.

Kemudian, pihaknya mendapatkan informasi adanya  segerombolan warga yang sedang asyik menyelenggarakan judi tajen di Desa Kayuputih.

Baca juga: Produksi Sampah di Buleleng Capai 100 Ton/Hari, DLH Pakai Sistem Sanitary Landfill Kurangi Tumpukan

Atas informasi itu, pihaknya pun bergegas mendatangi lokasi.

Namun saat petugas datang, warga lari terbirit-birit. Sehingga pihaknya hanya berhasil mengamankan penyelenggara tajen bernama Ketut Budi Arjana.

Oleh petugas, Arjana pun digiring ke kantor Camat Sukasada.

"Satpol PP sudah memberikan sanksi administrasi berupa denda kepada penyelenggara tajen," ucapnya.

Dengan ditemukannya judi tajen ditengah penerapan PPKM Level IV ini, Lisrianto pun mengaku sangat kecewa.

Pasalnya, Satgas saat ini sedang bekerja keras untuk menekan tingginya kasus terkonfirmasi ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved