Breaking News:

Berita Bali

Tracing Covid-19 Diperluas, Kodam IX/Udayana Beri Pelatihan Para Personel Nge-Swab

Untuk itu saat ini dilakukan pelatihan Swab bagi para tenaga tracer yang disiapkan meliputi para Dandim jajaran, Dandenkesyah, serta para prajurit

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
ilustrasi Swab. Tracing Covid-19 Diperluas, Kodam IX/Udayana Beri Pelatihan Personel Nge-Swab 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kodam IX/Udayana menyiapkan sejumlah tenaga tracer tambahan seiring perluasan tracing Covid-19 di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Untuk itu saat ini dilakukan pelatihan Swab bagi para tenaga tracer yang disiapkan meliputi para Dandim jajaran, Dandenkesyah, serta para prajurit Kodam IX/Udayana hingga tenaga kesehatan puskesmas di wilayah teritorial.

Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Lalu Habibburrahim W, S.I.P., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan petugas swab guna mendukung kegiatan PPKM Level 4 yang dilaksanakan di wilayah Kodam IX/Udayana.

"Kegiatan pelatihan petugas swab ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan sekaligus pengetahuan personel di Jajaran Kodam IX/Udayana khususnya," kata dia kepada Tribun Bali, Rabu 28 Juli 2021.

Baca juga: Kodam IX/Udayana Siapkan 23 Tempat Isoter, Sewa Rumah Penduduk Hingga Asrama Mahasiswa

Selain itu, masih tingginya kasus terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Kodam IX/Udayana, kegiatan tracing mulai dilakukan lebih massif termasuk kegiatan penanganan lainnya, seperti Isolasi Mandiri Terpusat bagi OTG (orang tanpa gejala).

"Saya tekankan kepada personel Kodam IX/Udayana khususnya untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Karena dengan itu, diharapkan tingkat positif Covid-19 bisa ditekan.

Di samping itu, kita juga sangat berharap pelaksanaan isolasi secara terpusat untuk lebih ditingkatkan," ujar dia.

Sementara itu, Kakesdam IX/Udayana Kolonel Ckm dr. I Made Mardika, SPPD, MARS, FINASIM, menjelaskan melalui pelatihan ini petugas swab diberikan pemahaman 3 T yakni Testing, Tracing dan Treatment.

"Saya bersama Staf dari Rumah Sakit Tk. II Udayana Mayor Ckm dr. Heri Herlambang, SpPK., mengajak dan memberikan pelajaran bagaimana cara melakukan Swab," tutur dia.

Pihaknya menjelaskan tentang cara pengambilan sampel PCR.

"Di mana dalam pemeriksaan yang paling utama adalah pengambilan sampel PCR tersebut.Dalam pengambilan sampel PCR ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu pengambilan harus sesuai prosedur yang benar sehingga didapat hasil yang sebenarnya, kemudian bagaimana penyimpanan dan pengiriman sampel tersebut," terang Kakesdam.

Dijelaskan Made, hal-hal yang harus diperhatikan petugas swab yaitu Viral Transport Media (VTM) yang sangat sensitif terhadap suhu sehingga harus memperhatikan suhu saat melakukan swab di outdoor.

"Selalu menaruh VTM yang sudah mengandung sampel di dalam cool box dan pastikan cool box selalu dalam keadaan tertutup, serta cara mengambil spesimen yang baik akan menentukan validasi sampel dan menentukan penanganan pasien selanjutnya," paparnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved