Breaking News:

Sponsored Content

Pastikan Masyarakat Terima BLT, Giri Prasta Ajak Perangkat Desa Tandatangani Fakta Integritas  

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa memimpin rapat koordinasi secara virtual dari Ruang Command Center Puspem Badung

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa memimpin rapat koordinasi mekanisme percepatan penyaluran BLT APBD Kabupaten Badung dengan sistem QR Code secara virtual di Ruang Command Center Puspem Badung, Rabu 28 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Badung membantu masyarakat di masa PPKM, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa memimpin rapat koordinasi secara virtual dari Ruang Command Center Puspem Badung, Rabu 28 Juli 2021.

Rapat ini terkait mekanisme percepatan penyaluran BLT APBD Kabupaten Badung dengan sistem QR Code.

Turut hadir pada rapat virtual itu seluruh Camat, Perbekel, Lurah, Sekdes, Seklur, Kelian Dinas, Kepala Lingkungan dan anggota BPD se-Kabupaten Badung.

Baca juga: Satpol PP Kabupaten Badung Tegur Dua Pengendara Motor yang Tak Kenakan Masker dengan Benar di Kuta

Selain itu turut hadir mendampingi Bupati, Kadis Sosial Ketut Sudarsana, Kadis Dukcapil AA Ngurah Arimbawa, Kadis Kominfo IGN Jaya Saputra dan Kepala BPD Cabang Mangupura.

Dalam arahannya, Bupati Giri Prasta menyampaikan program BLT Kabupaten Badung merupakan wujud kesetiaan dan keseriusan pemerintah dalam membantu masyarakat Badung di masa PPKM. 

“Keluarga besar seperjuangan, kita sekarang bicara sekarang tentang priority dan urgensi. Priority kita sekarang yaitu penanganan pandemi Covid-19, konsep kita adalah gotong royong."

Baca juga: Soal Adanya Warga Badung yang Tak Mau Vaksinasi Covid-19, Ini Tanggapan Gubernur Bali

"Saya ingin sampaikan selaku Bupati, saya tidak mengambil sikap yang biasa-biasanya saja atau on the track, namun langkah konkret saya hari ini adalah out of the box keluar dari zona nyaman karena itu yang dibutuhkan oleh masyarakat," ucapnya.

Giri Prasta mengatakan langkah konkret tersebut yang melatarbelakangi dirinya mengambil sebuah diskresi dalam menghadapi ujian sebagai abdi negara.

Disebutkan Presiden, Gubernur, Bupati, Camat, Perbekel, Lurah, Sekdes, Seklur maupun Kelian Dinas dan Kaling, kini tugasnya untuk keluar  dari era kegelapan ini.

Baca juga: Sekda Badung Minta Pihak Desa Kembali Melakukan Pendekatan Pada Warga yang Menolak Vaksin Covid-19

"Inilah tanggung jawab bapak ibu sekalian. Dari 46 desa dan 16 kelurahan, desa/kelurahan mana yang paling cepat menyelesaikan penyaluran bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat maupun yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Badung," tanya Giri Prasta kepada peserta rapat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved