Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Olimpiade Tokyo 2020

Rekor 7 Olimpiade Pecah Hari Ini, Ganda Putri Indonesia Lolos ke Semifinal Olimpiade Tokyo 2020

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melaju ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020

Tayang:
Alexander NEMENOV/AFP
Greysia Polii (tengah) dari Indonesia menyaksikan Apriyani Rahayu dari Indonesia melakukan pukulan dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis ganda putri melawan Lee Meng Yean dari Malaysia dan Chow Mei Kuan dari Malaysia selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 24 Juli, 2021. 

TRIBUN-BALI.COM – Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melaju ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu menang atas lawannya Du Yue/Li Yin Hui dari China di babak perempat final Olimpiade, Kamis 29 Juli 2021.

Mereka pun mencetak sejarah sebagai pasangan ganda putri pertama asal Indonesia yang lolos semifinal Olimpiade.

"HISTORY FOR INDONESIA!!!. Greys Polii/ Apriyani Rahayu has become the FIRST EVER INDONESIAN Women's Doubles #Badminton pair to play in the #Olympics SEMIFINALS," tulis akun Twitter BadmintonTalk.

"REKOR 7 OLIMPIADE, PECAH HARI INI. GO GET THE MEDAL GREYS AND APRI!!" tulisnya lagi.

"Kebanggaan bangsa. Indonesia akhirnya memiliki pasangan ganda putri di semifinal bulu tangkis Olimpiade. GreysPolii dan Apriyani Rahayu" tulis akun Twitter BWF.

Baca Juga: UPDATE Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Hasil Berbeda Ginting dan Jojo di Tunggal Putra 

Baca Juga: Jadwal Semifinal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Ganda Putra Hendra/Ahsan Bertemu Batu Sandungan 

Jalannya Pertandingan

Bertanding di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyingkirkan Du Yue/Li Yin Hui (China), 21-15, 20-22, 21-17 dalam laga perempat final Olimpiade Tokyo 2020 berdurasi 100 menit.

Melalui hasil ini, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil memperbaiki catatan rekor pertemuan mereka menjadi 4-3 atas Du/Li.

Du/Li memulai gim pertama dengan keunggulan 5-2.

Greysia/Apriyani mendekat 3-6. Pertarungan yang sengit membuat kedua pasang pemain memainkan reli panjang.

Greysia/Apriyani menipiskan jarak 5-7 dan 6-8. Namun, Du/Li menjaga keunggulan 10-6.

Greysia/ Apriyani lalu meraih tiga poin beruntun, menyamakan skor 10-10, dan mengunci interval gim pertama dengan memimpin 11-10.

Selepas jeda interval, Du/Li mencatat skor imbang 11-11.

Greysia/Apriyani kembali unggul 12-11. Selanjutnya kedua pasang pemain terlibat aksi saling bergantian poin hingga kedudukan 12-12.

Greysia/Apriyani membalas dengan mencetak empat angka beruntun menjadi 16-12.

Du/Li berusaha mengejar ketinggalan 14-17.

Tetapi, Greysia/Apriyani menjaga konsistensi permainan mereka dan memimpin 19-14.

Du/Li menambah perolehan poin 15-19 dan dibalas Greysia/Apriyani dengan mencetak game point 20-15 hingga menyentuh angka 21 lebih dulu.

Berbekal kemenangan gim pertama, Greysia/Apriyani memulai gim kedua dengan unggul 4-0.

Du/Li perlahan-lahan mendekat 3-4. Akan tetapi, Greysia/Apriyani menjauh 5-3.

Du/Li kembali menipiskan selisih skor 4-5. Namun, Greysia/Apriyani membuka jarak 7-4.

Du/Li yang pantang menyerah, mencetak dua poin beruntun dan mendekat 6-7. Usaha Du/Li akhirnya berhasil saat mencatat skor imbang 7-7.

Kondisi berbalik saat Du/Li memimpin 8-7. Akan tetapi, Greysia/Apriyani menyamakan kedudukan 8-8 dan kembali unggul 9-8.

Setelah itu, kedua pasang pemain bergantian mencetak poin hingga skor 10-10. Greysia/Apriyani lalu unggul tipis 11-10.

Setelah interval, Du/Li berhasil membuka jarak 15-13. Greysia/Apriyani tak tinggal diam. Mereka dengan gigih mendekat dan mencatat skor imbang menjadi 15-15.

Greysia/Apriyani meneruskan permainan impresif mereka dengan unggul 16-15.

Laga sempat dihentikan pada kedudukan 17-10 untuk keunggulan Greysia/Apriyani karena kaki Greysia mengalami kram.

Du/Li memanfaatkan peluang tersebut dengan mencetak empat poin beruntun sehingga memimpin 19-16.

Greysia/Apriyani berusaha mengejar ketinggalan, 17-19. Namun, Du/Li mencetak game point 20-17.

Greysia/Apriyani dengan gigih menambah tiga angka beruntun menjadi 20-20.

Penentuan pemenang akhirnya dilakukan melalui adu setting yang diambil Du/Li sehingga berhasil memaksa terjadinya rubber game.

Sempat tertinggal pada awal gim ketiga, Greysia/Apriyani mampu menyeimbangkan kedudukan 4-4.

Greysia/Apriyani lalu unggul 7-4 setelah mencetak tiga angka berturut-turut.

Du/Li menipiskan selisih skor 5-7 yang dibalas Greysia/Apriyani menjauh 8-5, 10-7, hingga mengunci interval gim ketiga 11-7.

Baca Juga: HASIL Lengkap Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2021: Ahsan/Hendra ke Semifinal, 2 Wakil Indonesia Gagal 

Seusai interval, Greysia/Apriyani menjaga keunggulan 13-8. Du/Li mendekat 9-13, tetapi Greysia/Apriyani terus membuka jarak 14-9.

Perebutan poin kembali berlangsung sengit saat Du/Li menambah angka 10-14.

Setelah melalui reli panjang, Du/Li mencetak enam angka berturut-turut 15-17.

Greysia/Apriyani lalu menjauh 19-15 dan membukukan match point 20-15.

Du/Li masih menambah dua angka menjadi 17-20 yang akhirnya ditutup Greysia/Apriyani dengan kemenangan. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved