Berharap Liga 1 Segera Bergulir, Darmawan: Bisa Meningkatkan Imun Suporter
PELATIH Madura United, Rahmad Darmawan menyebutkan saat ini banyak pihak yang ingin Liga 1 Indonesia 2021 segera bergulir.
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - PELATIH Madura United, Rahmad Darmawan menyebutkan saat ini banyak pihak yang ingin Liga 1 Indonesia 2021 segera bergulir.
Tidak hanya pelaku sepak bola tetapi juga para pendukung di belahan Indonesia mana pun.
Ketiadaan kompetisi selama satu tahun enam bulan membuat banyak pihak merasa rindu melihat pemain mengolah si kulit bundar.
Apalagi dalam kondisi saat ini, kata Rahmad Darmawan, menjaga daya tahan tubuh sangat penting.
Baca juga: APPI Kirim Surat kepada Jokowi, Minta Liga Indonesia Segera Bergulir
Tidak hanya para pemain tetapi juga seluruh suporter.
Menurut Rahmad Darmawan, pertandingan sepak bola dapat menambah imun para suporter.
“Sepak bola itu bisa meningkatkan imun suporter. Bayangkan, banyak yang menanti bergulirnya kompetisi ini. Kami sesungguhnya dapat melangsungkan kompetisi atau hidup berdampingan dengan wabah,” katanya seperti dikutip Bolasport.com dari laman resmi klub, Kamis 29 Juli 2021.
Rahmad Damrawan menilai, seharusnya Liga 1 2021 sudah dapat bergulir.
Turnamen Piala Menpora 2021 dapat menjadi gambaran dalam menyelenggarakan Liga 1 2021 di tengah pandemi Covid-19.
Begitu juga dalam penerapan protokol kesehatan pada kompetisi atau turnamen yang sudah terbilang cukup sukses.
“Harusnya kami sudah bisa menyelenggarakan kompetisi. Ini juga bisa jadi contoh bagaimana menggelar pertandingan dengan protokol kesehatan yang ketat,” jelasnya.
Aji Optimistis
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso optimistis Liga 1 2021 akan segera bergulir kembali pada tanggal 20 Agustus 2021 nanti.
Sebab, banyak alasan positif untuk memutar kompetisi walaupun di tengah pembatasan kegiatan masyarakat.
Dia mengatakan, sepak bola begitu dominan di masyarakat Indonesia, apalagi sepak bola bukan lagi sekadar hiburan, melainkan juga kultur bagian dari pendukungnya.
Adanya gelaran kompetisi sepak bola akan banyak orang berlama-lama tinggal di rumah, khususnya para fans dan suporter yang sudah sangat rindu melihat tim-tim kebanggaannya berlaga.
"Menurut saya, kompetisi ini harus diputar, mengapa? Justru karena dengan kompetisi ini, terutama pencinta-pencinta sepak bola betah di rumah," kata Aji Santoso.
"Coba bayangkan berapa ratus ribu sekarang pencinta sepak bola, misal seperti Bonek pencinta Persebaya, pencinta Persib, The Jak bersama Persija, dan yang lain. Kalau ada pertandingan, pasti mereka kan akan menonton di TV. Itu kan juga mengurangi aktivitas di luar," katanya.
Selain itu, alasan utama masyarakat ke luar rumah adalah mencari hiburan untuk memecah kejenuhan.
Dengan siaran sepak bola di rumah tentu akan menghadirkan hiburan tersendiri.
Itu menjadi solusi yang sangat efektif untuk membantu menekan kegiatan masyarakat di luar ruangan.
"Jadi, menurut saya untuk menghambat laju orang keluar memang harus ada hiburan sepak bola," tutur pelatih berlisensi AFCPro itu.
"Coba kalau Persebaya main, berapa ratus ribu orang yang tidak keluar, kan mungkin bisa jadi 1 juta orang tidak keluar rumah karena menonton timnya," ucapnya.
Baca juga: Kompetisi Mandek, Pemain Asing Persib Rela Tolak Tawaran Klub Lain, Akui Ingin Liga 1 Segera Dimulai
"Justru ini sebaiknya diputar dengan catatan protokol kesehatan ketat dan akan diam di rumah, dengan catatan tidak boleh nobar dan berkerumun," katanya.
Tidak kalah penting seluruh pertandingan yang diselenggarakan pun menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Semua pemain dan ofisial pun wajib divaksin sehingga memberikan contoh nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pandemi.
"Alasan kedua juga kompetisinya di satu tempat dengan protokol kesehatan yang tinggi," katanya. (tribun network/kompas.com)
Kumpulan Artikel Sepakbola
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/greg-nwokolo-saat-bermain-di-madura-united.jpg)