Breaking News:

Tips Sehat untuk Anda

Kenali Penanganan Dini Gejala Stroke Sebelum ke Rumah Sakit

Penyakit Stroke khusunya di Indonesia telah menjadi salah satu penyebab kematian utama.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
kompas
Ilustrasi - Kenali Penanganan Dini Gejala Stroke Sebelum ke Rumah Sakit 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Penyakit Stroke khusunya di Indonesia telah menjadi salah satu penyebab kematian utama.

Hal tersebut dikarenakan penyakit ini cukup sering terjadi dikalangan masyarakat dan cukup membuat khawatir.

Selain menjadi penyebab kematian yang menempati urutan pertama, stroke juga menjadi salah satu penyebab utama kelumpuhan dan kerusakan sel otak manusia.

Meskipun penyakit ini mengerikan, namun jika mendapatkan penanganan yang tepat penderita stroke ternyata bisa sembuh total tanpa mengalami kelumpuhan atau efek samping lainnya.

Baca juga: Penyebab Benjolan Bisul di Kulit, Bisa Karena Bakteri Hingga Penyakit Serius Seperti Diabetes

"Untuk itu, sangat diperlukan pengenalan dini gejala stroke, karena 60 menit pertama setelah serangan stroke adalah kondisi penentu," kata dr. Nico Gunawijaya dari bagian Neorologi RSUP Sanglah, Jumat 30 Juli 2021.

Lebih lanjutnya ia mengatakan, pada 60 menit pertama pasca serangan stroke sering dikenal dengan istilah Golden Timing, karena penderita stroke yang segera mendapatkan pertolongan dalam kurun waktu 60 menit setelah mendapat serangan stroke akan bisa kembali pulih tanpa resiko cacat atau kelumpuhan.

"Penyebab dari stroke ini memang sulit dideteksi, karena umumnya stroke muncul secara tiba-tiba. Kondisi ini membawa akibat langsung pada gangguan aliran darah menuju otak, sehingga membuat otak kekurangan oksigen dan nutrisi, sehingga dalam kurun waktu kurang dari 4,5 jam pasien sudah harus ditangani," paparnya.

Untuk itu, masyarakat juga diharapkan dapat mengenali gejala stroke, salah satu metode untuk mengenali gejala stroke yang paling gampang adalah dengan metode Face Arms Speech Time (FAST).

FAST ini terdiri dari, F untuk Face, yakni memperhatikan wajah pasien apakah turun sebelah atau miring, A atau Arm untuk menilai apakah ada kelemahan pada salah satu lengan atau tangan.

S atau Speech untuk menilai apakah ada kesulitan berbicara seperti pelo.

"Bila tanda-tanda tersebut terlihat, jangan buang waktu segera hubungi tenaga medis untuk mendapatkan pertolongan yang ditandai dengan T atau Time. Sedangkan untuk resiko terserang stroke bisa dialami oleh beberapa kelompok orang, seperti mereka yang memiliki penyakit darah tinggi, kolesterol, diabetes, kegemukan, dan merokok. Untuk itu, diperlukan pencegahan dini untuk menghidari resiko stroke ini, salah satunya adalah dengan mengubah gaya hidup dan mengatur pola makan," tutupnya. (*).

Baca juga: Cara Diagnosis Penyakit Tipes, Perhatikan Riwayat Pasien hingga Pemeriksaan Laboratorium

Kumpulan Artikel Tips Sehat untuk Anda

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved