Breaking News:

Berita Bangli

Dinas PKP Bangli Olah Bangkai Ikan Jadi Pupuk Sebagai Solusi Kekurangan Lahan untuk Penguburan

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, Minggu (1/8/2021) membenarkan jika pembuatan pupuk dari bangkai

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Penyuluh pertanian dan penyuluh perikanan saat melakukan dekomposing bangkai ikan bersama masyarakat di wilayah Desa Kedisan, Kintamani. Minggu (1/8/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Fenomena semburan belerang di Danau Batur, Kintamani menyebabkan dampak kematian ikan.

Limbah ikan mati pun tak dipungkiri menjadi keluhan masyarakat karena baunya yang menyengat.

Sebagai solusi, Pemda Bangli kini memanfaatkan bangkai ikan tersebut untuk diolah menjadi pupuk.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, Minggu (1/8/2021) membenarkan jika pembuatan pupuk dari bangkai ikan merupakan salah satu solusi, terutama berkaitan dengan persoalan kekurangan lahan penguburan bangkai ikan yang mati.

Baca juga: Peternak Ikan Khawatir, Semburan Belerang Kembali Muncul di Banjar Seked Bangli

Sebab pertimbangannya jika seluruh limbah ikan mati dibawa keluar, maka wilayah tujuan juga akan terdampak bau menyengat.

Pembuatan pupuk dari limbah ikan mati dimulai sejak hari Jumat (30/7/2021).

Bermula dari keluhan warga di wilayah Desa Terunyan, Kintamani yang masuk melalui Pengaduan 24 Jam pada sehari sebelumnya.

Pada unggahan tersebut, lanjutnya, salah seorang relawan pertanian asal Bangli bernama Ida Bagus Made Kartika menawarkan decomposer sebagai satu solusi.

“Tawaran itu langsung kita terima, dan pada hari Jumat (30/7/2021) langsung kita ajak bersama-sama turun ke lapangan, didampingi oleh penyuluh pertanian dan penyuluh perikanan. Beliau menawarkan berapapun yang dibutuhkan akan disumbangkan,” jelasnya.

Selama dua hari, tim penyuluh pertanian dan penyuluh perikanan melakukan pembuatan pupuk di Desa Terunyan dan Desa Kedisan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved