Tips Kesehatan untuk Anda
Usada Bali, Daun Afrika Bantu Atasi Hipertensi Hingga Diabetes
Zaman dahulu di Bali dikenal dengan sebutan usada Bali. Teknik pengobatan dengan memanfaatkan berbagai tanaman
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ilmu pengobatan sejatinya sudah ada sejak masa lampau.
Hanya saja memang teknologinya tidak secanggih era modern saat ini.
Zaman dahulu di Bali dikenal dengan sebutan usada Bali.
Teknik pengobatan dengan memanfaatkan berbagai tanaman atau tumbuhan yang ada di sekitar.
Baca juga: Empat Manfaat Daun Kelor untuk Pria, Ternyata Bisa Ringankan Disfungsi Ereksi
Tentunya khasiat tumbuhan ini tidak main-main, jika digunakan pada gejala yang benar.
Satu contohnya adalah daun afrika, atau dengan nama latin Vernonia Amigdalyna.
Daun ini berbentuk lonjong dengan ujung runcing segitiga.
Warnanya hijau tua dan ukurannya sedang.
Daun ini bisa tumbuh di daerah tropis, sehingga sangat cocok ditanam di Indonesia bahkan Bali.
Banyak masyarakat yang telah mengetahui khasiatnya, akhirnya menanam daun ini di pekarangan rumahnya.
Satu diantaranya adalah Kartika.
Wanita asal Batubulan ini menanam daun Afrika di halaman rumahnya.
Ia yang memiliki hipertensi sejak beberapa tahun lalu, rutin meminum daun ini saat hipertensinya kumat.
"Kadang makan daging sedikit saja, kepala saya pusing. Jadi saya rebus beberapa daun ini lalu saya minum airnya," katanya kepada Tribun Bali, Minggu 1 Agustus 2021.
Ia memilih metode tradisional ini, agar tidak tergantung obat berbahan dasar kimia.
Karena tentu ada efek samping buruk, seperti gagal ginjal dan lain sebagainya.
Mengenai khasiat daun afrika ini, Tribun Bali bertanya langsung ke dosen UNHI Fakultas Kesehatan Ayurweda.
Anak Agung Putu Agung Mediastari mengamini hal tersebut.
"Betul sekali bahwa daun afrika bermanfaat untuk mencegah tensi naik," katanya.
Bahkan dari dosen UNHI ini, didapatkan informasi bahwa daun afrika juga bermanfaat untuk pencegah diabetes.
Tentunya dalam pemilihan daun, bisa dipilih daun yang masih segar dan dalam kondisi bagus.
Kemudian daun tersebut direbus dalam keadaan segar.
Baca juga: Biji Kelor Mengandung Vitamin A, Bisa Membantu Mengobati Penglihatan yang Buruk
Atau bisa pula diolah dan dijadikan serbuk terlebih dahulu, baru diseduh dan airnya diminum.
"Baik hipertensi maupun diabetes untuk pencegahan, diminum dua kali sehari yakni pagi dan sore. Sedangkan untuk pengobatan minumnya 3 kali sehari," sebutnya.
Daun yang telah dipetik bisa dipakai sampai dua kali rebusan.
Setelah itu lebih baik mencari daun baru, agar hasilnya lebih maksimal.
Cara menanam daun ini pun terbilang mudah, bisa dengan stek dan lain sebagainya.
Sehingga tidak perlu ada metode khusus untuk menanamnya.(*).
Kumpulan Artikel Tips Kesehatan untuk Anda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/daun-afrika.jpg)