Breaking News:

Berita Denpasar

Dituntut 8 Tahun Penjara Karena Edarkan Tembakau Sintetis, Ruliansyah Mohon Keringanan Hukuman

Wijaya Ruliansyah (27) telah mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis pada persidangan yang digelar daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

pixabay.com
Ilustrasi tanaman tembakau. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wijaya Ruliansyah (27) telah mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis pada persidangan yang digelar daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Nota pembelaan dibacakan oleh penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar.

Pembelaan diajukan terdakwa, menanggapi tuntutan pidana penjara selama 8 tahun yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa kelahiran Surakarta, 24 Januari 1994 ini dituntut karena diduga mengedarkan narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis MDMB -4en PINACA atau yang lebih dikenal tembakau sintetis. 

Baca juga: Lama Tak Melaut Bantir Setir Jadi Kurir Sabu di Denpasar, Muklis Dituntut 12 Tahun Penjara

"Pada intinya, kami memohon agar hakim menjatuhkan hukuman seringan-ringannya. Pertimbangannya, terdakwa sudah mengakui dan menyesali perbuatannya," terang Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum terdakwa, Senin, 2 Agustus 2021.

Dikatakan Dewi Maria Wulandari, JPU menuntut Ruliansyah dengan pidana penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotik golongan I.

Baca juga: Dituntut 9 Tahun Penjara Jadi Kurir Sabu, Adiy Parwata Minta Keringanan Hukuman

Sebagaimana dakwaan kedua, Ruliansyah dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Seperti diketahui, terdakwa berhasil diringkus oleh petugas kepolisian Polresta Denpasar di kosnya, jalan Danau Batur, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Rabu, 24 Maret 2021, sekira pukul 20.45 Wita.

Terdakwa diamankan berdasarkan informasi masyarakat terrkait keberadaan narkotik di daerah Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved