Breaking News:

Pasutri Disiksa Sehari Semalam, Seluruh Tubuh Penuh Luka Bakar, Sang Istri Meninggal

Pasutri Disiksa Sehari Semalam, Seluruh Tubuh Penuh Luka Bakar, Sang Istri Meninggal

Editor: Aloisius H Manggol
ISTIMEWA
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, PANGKALAN KERINCI - Kasus penyiksaan hingga pembunuhan terjadi di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau.

Pasutri Anugrah Daeli (35) dan istrinya, Yulina Hia (27) disiksa mulai tanggal 23 sampai 24 Juli 2021.

Keduanya disiksa dengan cara ditempelkan besi panas dan bara api ke tubuh keduanya.

Hingga Senin (2/8/2021) hari ini, Anugrah Daeli (35) masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

Anugrah Daeli adalah korban pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang.

Dia dituduh memiliki ilmu hitam.

Baca juga: Menolak Di-rapid Test, Pasutri Desa Poh Bergong Buleleng Didatangi Petugas Gabungan

Korban sudah beberapa hari menjalani rawat inap dan ditangani tim medis rumah sakit untuk mengobati cedera yang dialaminya akibat pengeroyokan oleh sekelompok teman kerjanya.

Kebanyakan luka yang dialami disebabkan oleh luka bakar dari bara api yang disulutkan ke badannya, selama penyiksaan berlangsung.

"Luka bakar korban sudah mulai mengering dan perkembangan kesehatannya cukup bagus," kata Kepala Bidang Keperawatan RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Ramdhani Kamal, Senin (2/8/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com, Ramdhani Kamal menjelaskan, luka bakar yang dialami korban saat dibawa ke RSUD cukup serius.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved