Breaking News:

Berita Denpasar

Anggota Banggar DPRD Denpasar Minta Pemkot Maksimalkan Pendapatan dari Pajak Reklame

Salah satu anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Denpasar Eko Supriadi meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar untuk melakukan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Pixabay
Ilustrasi uang - Anggota Banggar DPRD Denpasar Minta Pemkot Maksimalkan Pendapatan dari Pajak Reklame 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pajak hotel dan restoran di Denpasar terdampak pandemi Covid-19.

Sehingga pendapatan daerah dari sektor tersebut pun menjadi seret.

Oleh karena itu, Pemkot Denpasar kini diminta untuk memaksimalkan pendapatan dari pajak reklame.

Salah satu anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Denpasar Eko Supriadi meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar untuk melakukan terobosan.

Baca juga: Isolasi Terpusat Berbasis Desa Adat di Denpasar, Desa Adat Mulai Jajaki Kos-kosan

Salah satunya menggenjot pendapatan dari pajak reklame yang selama ini masih sangat kecil akibat adanya kebijakan penataan ulang tempat-tempat pemasangan reklame di Denpasar beberapa waktu lalu.

“Selama ini pajak reklame masih kecil di Denpasar, padahal masih bisa dimaksimalkan,” kata Eko Supriadi usai sidang Paripurna penyampaikan ranperda KUS-PPAS, Selasa, 3 Agustus 2021.

Sementara itu, tahun 2021 ini, Pemkot Denpasar merancang pendapatan dari pajak reklame sebesar Rp 1 miliar.

Sedangkan untuk pajak reklame berupa papan, billboard, videotron dan megatron dirancang terpisah dengan besaran Rp 1 miliar juga.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar, Dewa Nyoman Semadi, mengatakan untuk pos pajak daerah yang sudah terealisasi hingga Mei mencapai Rp 188.031.893.270 dari target tahun ini sebesar Rp 460 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved