Breaking News:

Pelayanan Vaksinasi Covid-19 di Bandara Ngurah Rai Dihentikan Sementara Waktu

Disinggung mengenai alasan dihentikan sementara, Taufan menyampaikan hal tersebut dilakukan karena adanya keterbatasan SDM

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Proses validasi dokumen kesehatan yang dilakukan oleh petugas KKP Kelas I Denpasar kepada calon penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Senin 12 Juli 2021 siang 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Pelayanan vaksinasi Covid-19 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dihentikan sementara waktu mulai kemarin 3 Agustus 2021 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Hal tersebut diumumkan melalui akun Instagram @baliairport pada instastory nya, Selasa 3 Agustus 2021 kemarin.

Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira membenarkan perihal penghentian sementara waktu mulai kemarin.

"Pelayanan vaksinasi Covid-19 di Bandara dihentikan sementara mulai kemarin sampai waktu yang akan ditentukan kemudian," ujar Taufan Yudhistira, saat dihubungi tribunbali.com Rabu 4 Agustus 2021.

Disinggung mengenai alasan dihentikan sementara, Taufan menyampaikan hal tersebut dilakukan karena adanya keterbatasan SDM dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar.

Karena selain di Bandara juga pihak KKP melaksanakan vaksinasi Covid-19 disejumlah tempat lain.

Seperti membuka vaksinasi di faskes KKP Kelas I Denpasar Jl. Pulau Moyo No.46 Pedungan, Denpasar Selatan, Pelabuhan Laut Padang Bai dan Pelabuhan Celukan Bawang.

Dan selama layanan vaksinasi Covid-19 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dibuka per 5 Juli 2021 lalu hingga 2 Agustus 2021 kemarin, tercatat sebanyak 2.211 calon penumpang telah memanfaatkan pelayanan tersebut dan mendapatkan vaksin dosis tahap pertama.

Taufan menambahkan bagi calon penumpang yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19 untuk syarat perjalanan menggunakan pesawat dapat mengecek pelayanan vaksinasi Covid-19 yang ada di Bali melalui https://covid19.go.id/faskesvaksin.

Mengenai persyaratan bagi PPDN melalui pesawat udara masih sama ketentuannya seperti sebelumnya, yakni calon penumpang wajib telah di vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama dengan menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin.

Lalu wajib membawa dan menunjukkan Surat Keterangan Hasil Negatif Uji Tes Polimerase Chain Reaction (PCR) dengan masa berlaku 2x24 jam, serta pelaku perjalanan orang dengan usia dibawah 12 tahun dibatasi untuk sementara.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved